tattoos
Showing posts with label MAKANAN BAYI. Show all posts
Showing posts with label MAKANAN BAYI. Show all posts

Monday, February 28, 2011

Resep Menu Makanan Bayi – Bubur Bayi Sari Hati Spesial

Menu untuk bayi – Bubur sari  hati spesial bayi

BUBUR SARI  HATI SPESIAL BAYI

Mari  pergi kepasar dan mencari semua bahan-bahannya. Kalau sudah lengkap bahan -bahannya mari bersama-sama  terus langsung membuatnya, setelah selesai buat, lalu diberikan kepada si  Baby tersayangny  makan dengan lahapnya.

Bubur ini rasanya enak, gurih dan khas, jadi bayi sangat suka rasanya. Dari berbagai bahan yang bergizi membuat bayi sehat jadi bagus untuk Menu makanan bayi. Bagi ibu yang masih punya bayi tak usah bingung-bingung untuk membuatkan menu anak yang bernutri lengkap dan sehat, bikinin aja bubur saring spesial bayi.

Bahan-bahan membuat bubur sari hati spesial bayi :

    * 1 sdm beras merah, rendam dalam air
    * 50 g kacang hijau, rendam selama 4 jam
    * 500 ml kaldu daging
    * 50 g wortel, kupas, iris dadu
    * 50 g hati ayam, rebus, potong dadu
    * 50 ml santan

Cara Membuat bubur saring hati spesial bayi :

  • Rebus kacang hijau dengan 300 cc air sampai mendidih, kemudian angkat dan saring.
  • Rebus kembali kacang hijau dengan 200 cc air  sampai kacang hijau lunak, lalu haluskan dan saring.
  • Rebus beras merah dengan 300 cc air rebusan kacang hijau sampai matang. Masukkan hati, santan, wortel, dan kacang hijau.
  • Setelah bubur tersebut  dingin, masukkan ke dalam blender, haluskan hingga lembut.
  • Sajikan bubur saring spesial bayi  ketika masih hangat atau simpan dalam lemari es. Sebelum disajikan, rendam wadahnya dalam air panas lebih dahulu

Resep Menu Bayi Bubur Bayi Ayam Bayam Merah

Resep Bubur Bayi Ayam Bayam Merah

Bayi diusia 6 sampai 11 bulan biasanya kemampuan untuk mengenal makanan meningkat.Sebagai ibu harus membuat menu BALITA yang berfariasi sehingga perlu ibu ketahui dan perhatikan diusia tersebut, karena  diusia tersebut bisa menentukan anak untuk tidak pilih-pilih makanan diusia selanjutnya.
Perkenalkan bayi pada beragam makanan untuk menghindari perilaku picky eater (pilih-pilih makanan) di tahap usia selanjutnya.
Tingkatkan kepadatan makanannya secara bertahap dan bervariasi untuk menjaga kejenuhan si anak, kalau bisa rangsang selera makan anak agar meningkat, paling tidak pertahankan selera makannya.

Berikan lebih banyak pilihan buah yang lunak-lunak dulu , seperti pisang manis, pepaya,jus apel merah,sayur bening tanpa penyedap rasa yang di blender dll...... 

Untuk perkenalan coba dulu 1-2 porsi dalam sehari.

Untuk melihat tanda-tanda kemungkinan timbulnya alergi makanan, cobalah berikan satu bahan makanan tertentu sebanyak 3 sampai 5 kali. Kemudian, lihatlah reaksinya. Tanda-tanda alergi antara lain dapat berupa ruam kemerahan, muntah, atau buang air berlebihan. Berikut adalah menu bayi yang sehat komplit dengan resepnya. Yaitu bubur bayi ayam bayam merah.
jangan lupa juga pada artikel saya tulis di resep herbal manfaat dan khasiat  bayam merah....

Bayam Merah

Bahan-bahan membuat bubur ayam bayam merah :

    * 70 gr beras merah
    * 500 cc kaldu ayam sayuran (lihat resep kaldu ayam sayuran)
    * 50 gr daging ayam, potong dadu
    * 50 gr wortel, kupas, potong dadu
    * 50 gr bayam merah, cincang kasar
    * 2 sdt margarin

Cara Membuat bubur ayam bayam merah :

   1. Masukkan beras dan ayam ke dalam kaldu ayam sayuran, masak sampai lunak. Kemudian masukkan wortel dan teruskan merebus.
   2. Tambahkan bayam, garam, dan margarin, rebus selama  kurang lebih 3 menit. Angkat.
   3. Masukkan ke dalam blender, kemudian blender sampai  haluskan.
   4. Tuangkan ke dalam wadah, dinginkan, bila sudah dingin bubur siap disajikan.



Dikutip dari berbagai sumber

Monday, February 21, 2011

Cara Membuat Menu Bayi BUBUR Kacang Hijau Dan Beras merah

Bubur bayi kombinasi adalah bubur bayi yang terbuat dari dua bahan dasar yaitu beras merah dan kacang hijau. Dengan bahan dasar yang memiliki manfaat masing-masing bagi tubuh. Dengan mengunsumsi bubur tersebut tubuh akan menjadi sehat selalu. Adapun manfaat kedua bahan tersebut secara rinci adalah sebagai berikut :
Beras merah
kacang hijau kaya akan gizi dan khasiat bagi tubuh : Kacang hijau mangandung protein tinggi, mengandung kalsium dan fosfor untuk memperkuat tulang, mengandung vitamin B1 yang berkhasiat untuk pertumbuhan, menambah nafsu makan, sebagai sumber energi, memaksimalkan kerja syaraf, B2 dapat membantu penyerapan protein dalam tubuh.

Beras merah adalah sumber protein yang baik, sumber mineral seperti selenium yang dapat 

meningkatkan daya tahan tubuh, dan sumber vitamin B yang dapat menyehatkan sel-sel syaraf dan system pencernaan. Beras merah juga memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat mencegah konstipasi.

Gamabr ini adalah gambar kacang hijau
Kacang hijau
Itulah tadi rincian beberapa manfaat dari bahan dasar bubur bayi kombinasai. Sudah tentu jelas bahwa bubur ini jika dikonsumsi banyak sekali manfaatnya bagi tubuh si bayi. Menu yang satu ini rasanya enak, mantap, lezat dan tentunya rasa yang disuka oleh si kecil. Bubur ini mudah dikunyah dan dicerna oleh bayi  karena  lembut dan halus. Untuk memberikan menu pada bayi buatlah menu yang bervariasi dan berikan juga makanan selingan khusus untuk bayi. Ayo jangan malas demi kesehatan si kecil, bikin dan bikin sendiri, berikut ada resep bila ingin mencoba, silahkan gratis!
Bahan-bahan membuat bubur kombinasi :
  • 1/2 sdm beras merah, rendam dalam air
  • 25 g kacang hijau, rendam selama 4 jam
  • 250 ml kaldu daging
  • 25 g wortel, kupas, iris dadu
  • 25  g hati ayam, rebus, potong dadu
  • 25 ml santan
Cara membuat bubur bayi kombinasi :
  1. Rebus kacang hijau dengan 150 cc air hingga mendidih. Kemudian angkat dan saring.
  2. Rebus kembali kacang hijau dengan 100 cc air hingga empuk dan lunak. Haluskan dan saring.
  3. Rebus beras merah dengan 150 cc air rebusan kacang hijau hingga matang.  Kemudian masukkan bahan-bahan lainnya :  hati, santan, wortel, dan kacang hijau.
  4. Setelah matang lalu angkat dan  dinginkan, masukkan ke dalam blender, haluskan hingga lembut.
  5. Rendamlah wadah terlebih dahulu sebelum digunakan untuk tempat bubur.
  6. Bubur siap diberikan pada si kecil, sajikan selagi hangat atau disimpan dilemari es

Friday, February 11, 2011

Bubur Beras Merah Saus Jeruk dan TIM Makaroni ( Resep Menu Balita usia 6-9 bulan)

Bubur Beras Merah Saus Jeruk (usia 6-9 bulan)

bubur beras merah saus jeruk Bahan:8 gram tepung beras merah
40 ml air
1 sendok takar susu formula bubuk
100 ml sari jeruk manis



Cara membuat:
  1. Siapkan panci, campur tepung beras dan air sedikit demi sedikit. Jerang panci di atas api sambil diaduk hingga mendidh dan mengental. Angkat dan biarkan agak dingin.
  2. Tambahkan susu formula bubuk dan aduk hingga tercampur rata. Sajikan segera denga sari jeruk.





Tim Makaroni ( 9 bulan)


tim makaroni Bahan:
25 gram makaroni, rebus, tiriskan
100 ml susu cair
50 ml air kaldu
30 gram daging ayam, rebus, cincang
25 gram tahu, potong kecil



25 gram kacang polong (green peas)
25 gram tomat, iris halus

Cara membuat:

   1. Rebus makaroni bersama susu, air kaldu, daging ayam dan tahu.
   2. Masukkan kacang polong serta tomat. Aduk sampai matang, angkat.
   3. Tempatkan dalam piring atau mangkuk saji.
   4. Suapkan dalam sendok kecil dalam keadaan hangat.

Tuesday, January 18, 2011

MAKANAN DAN GIZI BALITA

Makanan dan gizi balita

Balita selalu banyak gerak. Sehingga dalam kondisi yang sama, sebenarnya ia butuh energi 3x lebih banyak dibanding orang
dewasa. Bila perlu saran Ahli,  konsultasikan pada tim ahli

Menu seimbang untuk balita


Masa balita adalah periode perkembangan fisik dan mental yang pesat, Masa balita adalah periode perkembangan fisik dan mental yang pesat. Pada masa ini otak balita Ibu telah siap menghadapi berbagai stimuli seperti belajar berjalan dan berbicara lebih lancar.



Beda menu balita dengan orang dewasa



A Balita memiliki kebutuhan gizi yang berbeda dari orang dewasa. Mereka butuh lebih banyak lemak dan lebih sedikit serat. Cermati perbedaan ini saat Ibu merencanakan menu makan balita:



Gula & Garam - lupakan penggunaan gula dan garam pada menu bayi. Kalau pun ia sudah berusia di atas 1 tahun, batasi penggunaannya. Konsumsi garam untuk balita tidak lebih dari 1/6 jumlah maksimum orang dewasa sehari atau kurang dari 1 gram. Cermati makanan balita Ibu karena makanan orang dewasa belum tentu cocok untuknya. Kadang makanan Ibu terlalu banyak garam atau gula, atau bahkan mengandung bahan pengawet atau pewarna buatan.



Porsi Makan - Porsi makan anak juga berbeda dengan orang dewasa. Mereka membutuhkan makanan sumber energi yang lengkap gizi dalam jumlah lebih kecil namun sering.



Kebutuhan Energi & Nutrisi - Bahan makanan sumber energi seperti karbohidrat,protein, lemak serta vitamin, mineral dan serat wajib dikonsumsi anak setiap hari. Atur agar semua sumber gizi tersebut ada dalam menu sehari.



Susu Pertumbuhan – Susu sebagai salah satu sumber kalsium, juga penting dikonsumsi balita. Sedikitnya balita butuh 350 ml/12 oz per hari. Susu Pertumbuhan dari Nutricia merupakan susu lengkap gizi yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi anak usia 12 bulan ke atas dan menjadi pelengkap menu buah hati ibu.



Jadi apakah ‘menu seimbang’ itu?



Menu seimbang adalah gabungan dari :



Karbohidrat



 

      Seperti nasi, roti, sereal, kentang, atau mi.
    *

      Kenalkan beragam karbohidrat secara bergantian.
    *

      Selain sebagai menu utama, karbohidrat bisa diolah sebagai makanan selingan atau bekal sekolah seperti puding roti atau donat kentang yang lezat.



Buah dan sayur



    *

      Seperti pisang, pepaya, jeruk, tomat, dan wortel
    *

      Jenis sayuran beragam mengandung zat gizi berbeda.
    *

      Berikan setiap hari baik dalam bentuk segar atau diolah menjadi jus.



Susu dan produk olahan susu



    *

      Susu pertumbuhan
    *

      Produk olahan susu seperti keju dan yoghurt
    *

      Pastikan balita Ibu mendapatkan asupan kalsium yang cukup dari konsumsi susunya



Protein



    *

      Seperti ikan, susu, daging, telur, kacang-kacangan
    *

      Seperti ikan, susu, daging, telur, kacang-kacangan
    *

      Tunda pemberiannya bila timbul alergi atau ganti dengan sumber protein lain.
    *

      Untuk vegetarian, gabungkan konsumsi susu dengan minuman berkadar vitamin C tinggi untuk membantu penyerapan zat besi.



Lemak dan gula



    *

      Seperti yang terdapat dalam minyak , santan , dan mentega, roti, dan kue juga mengandung omega 3 dan 6 yang penting untuk perkembangan otak. Pastikan balita Ibu mendapatkan kadar lemak esensial dan gula yang cukup bagi pertumbuhannya. Namun perlu diperhatikan bahwa lemak dan gula tidak digunakan sebagai pengganti jenis makanan lainnya (seperti karbohidrat).



Makanan yang Harus Dihindari



Beberapa makanan perlu perhatian extra untuk dihindari, diantaranya:



    *

      Makanan yang terlalu berminyak , junk food, dan makanan berpengawet sebaiknya dihindari. Gunakan bahan makanan segar untuk menu makan keluarga terutama untuk balita.
    *

      Penggunaan Garam. bila memang diperlukan sebaiknya digunakan dalam jumlah sedikit. Dan pilih garam beryodium yang baik untuk kesehatan. Bila membeli makanan dalam kemasan, perhatikan juga kandungan garamnya.
    *

      Aneka jajanan di pinggir jalan yang tidak terjamin kebersihan dan kandungan gizinya. Ibu bisa membuat sendiri ‘jajanan’ untuk balita Ibu hingga ia tidak tergiur untuk jajan.
    *

      Telur dan kerang. Karena seringkali menimbulkan alergi bahkan keracunan bila Ibu tidak jeli memilih yang segar dan salah mengolahnya. Biasakan mengolah telur sampai matang untuk menghindari bakteri yang dapat mengganggu pencernaan.
    *

      Kacang-kacangan. Karena bisa jadi juga bisa jadi pencetus alergi. Jangan berikan kacang bila si balita belum terampil mengunyah karena bisa tersedak.

PENGATURAN MAKAN PADA ANAK


Salah satu kebutuhan pokok kita adalah makan,yang harus ada setiap kita butuhkan dan  idealnya orang makan 3 kali sehari.

Tapi ada juga yang bisa makan lebih dari 3 kali dalam satu hari.Dikatakan ideal di ukur dari kebutuhan kita  setiap hari,dan kebiasaan menambah makanan ringan atau sejenis camilan.

Sehinga dengan kebiasaan makan camilan ini mak waktu makan tidak teratur.Bagi anak yang makan tidak teratu karena terlalu asik bermain sehingga lupa waktu makan. 

Namun tidak banyak orang yang makan dengan teratur, biasanya mereka akan makan jika merasa lapar.

Orang perlu makan sebagai sumber tenaga, menjaga metabolisme tubuh, membantu proses pertumbuhan bagi anak-anak, dan mengganti sel-sel yang rusak.

Pada pertumbuhan anak, makan ini sangat penting bagi perkembangan otak, intelegensi dan kematangan sosial.

Namun melatih anak untuk menyukai prosesi makan memang bukan perkara yang mudah. Perlu kesabaran dan ketelatenan.

Menurut dr. Fiastuti Witjaksono MS, SpGK, seorang dokter ahli gizi di Jakarta, makan bagi anak-anak memang perlu direncanakan.

“Perencanaan makan bagi si kecil bukan hanya berkaitan dengan bagaimana membuat proses makan itu menarik bagi si kecil.

Jumlah kalori, jadwal dan jenis makanan yang dikonsumsi anak juga harus diperhatikan,” ujarnya.

Jumlah kalori pada makanan anak harus sesuai dengan kebutuhan, kalori yang masuk harus sesuai dengan kalori yang dikeluarkan.

“Kebutuhan kalori anak tentunya berbeda sesuai dengan usianya. Untuk anak 1-3 tahun membutuhkan 1300 kal tiap harinya, 4-6 tahun 1800 kal dan 7-10 tahun 2000 kal,” tambah dr Fiastuti.

Pengaturan jadwal makanan pada anak juga harus diperhatikan. Idealnya anak-anak tidak boleh melewatkan 3 makanan utama, disamping itu boleh memberikan snak pada anak 2-3 kali dalam sehari. “Yang sering dilewatkan oleh orang tua adalah sarapan. Kalau anak tidak mau sarapan, biasanya orang tua akan menurutinya saja. Padahal justru sarapan ini penting karena disinilah persiapan asupan energi untuk beraktifitas diproses,” tandas dr Fiastuti.

Menurutnya keuntungan lain dari sarapan bagi anak-anak adalah mempermudah penyerapan pelajaran bagi anak-anak usia sekolah.

Selain itu sarapan juga mencegah anak jajan makanan yang kurang sehat di sekolah. Untuk itulah dia dr Fiastuti menyarankan bagi orang tua untuk tidak melewatkan waktu sarapan bagi si anak.

Hal lain yang sangat penting untuk diperhatikan adalah jenis makanan yang dikonsumsi anak.

“Komposisi makanan yang seimbang harus diperhatikan. Konsumsi karbohidrat 45-65%, protein 10-25% dengan perbandingan hewani: nabati 2:1, lemak 25-40% juga vitamin dan mineral sebagai tambahan,” terang dr Fiastuti. Karbohidrat disini lebih ditekankan pada karbohidrat kompleks seperti beras, gandum, terigu, buah-buahan dan sayuran.

Kebutuhan tubuh akan lemak juga perlu diperhatikan. “Meskipun tidak semua lemak baik, tapi ada lemak yang dibutuhkan untuk pertumbuhan anak.

Lemak yang baik dikonsumsi adalah yang berasal dari ikan, minyak kedele dan kacang-kacangan,” imbuhnya. Dia mengatakan sebaiknya menghindari lemak dari goreng-gorengan karena tidak baik bagi kesehatan. “Lemak jenuh pada gorengan juga membuat rasa enak pada makanan justru berkurang, selain itu tidak baik bagi kesehatan,”
 

blogger templates | Blogger