tattoos
Showing posts with label kamar wanita. Show all posts
Showing posts with label kamar wanita. Show all posts

Thursday, March 10, 2011

Mengenal Dan Mengetahui Gejala Karsinoma Endometrium Uterus dan Pengobatanya


Karsinoma Endometrium Uterus

Karsinoma endometrium uterus merupakan keganasan pelvis yang paling sering pada wanita. AS dan Kanada memiliki rerata insidensi tertinggi di seluruh dunia, sementara negara berkembang dan Jepang memiliki rerata insidensi 4-5 kali lebih rendah. Data epidemiologis menunjukkan bahwa terdapat dua bentuk kanker endometrium. Bentuk yang pertama berhubungan langsung dengan pajanan estrogen dan merupakan yang paling banyak terjadi di AS. Bentuk yang lainnya tidak berhubungan dengan estrogen dan terjadi di seluruh dunia. Tumor tipe I yang berhubungan dengan estrogen terjadi pada wanita perimenopause yang lebih muda dan memiliki prognosis yang baik. Pada kenyataannya, lesi tipe I berpotensi dapat diecgah melalui pengenalan risiko pada pasien, diagnosis lesi prekursor (hiperplasia endometrium atipikal), dan pengobatan yang sesuai. Tumor tipe II yang tidak berhubungan dengan estrogen terjadi pada wanita pascamenopause yang lebih tua tanpa ada riwayat pajanan estrogen dan memiliki prognosis yang lehih buruk. Perubahan genetik molekular yang terdapat pada karsinoma endometrium tipe I dan tipe II berbeda dan mungkin dapat membantu dalam menjelaskan sifat-sifat klinisnya.

Sel pada saluran Mullerii dapat berdiferensiasi menjadi berbagai jenis jaringan yang sangat bervariasi. Hal ini terlihat dari berbagai subtipe histologis pada kanker endometrium. Mayoritas utama merupakan adenokarsinoma endometrioid. Prognosis pada pasien dengan adenokarsinoma endometrioid sebagian besar ditentukan oleh derajat diferensiasi atau derajat histologisnya (berdiferensiasi baik, sedang, atau buruk). Pada kenyataannya, derajat histologis merupakan faktor prognostik yang tidak bergantung pada stadium saat diagnosis. Subtipe histologis yang lebih jarang antara lain adenokarsinoma musinosa, adenokarsinoma serosa, adenokarsinoma sel jernih, karsinoma sel skuamosa, dan berbagai tumor campuran dan tidak berdiferensiasi yang jarang ditemukan. Untuk semua subtipe selain adenokarsinoma endometrioid, prognosis bergantung pada subtipe secara histologis dibandingkan derajat histologisnya.

Adenokarsinoma endometrioid pertama kali menginvasi stroma jaringan uterus di bawahnya dengan merusak membran basal kelenjar. Tumor ini kemudian menginvasi miometrium dan serviks. Adenokarsinoma endometrioid biasanya menyebar melalui saluran limfatik pelvis dan periaorta dibandingkan secara hematogen. Invasi vaskular biasanya hanya terlihat pada lesi derajat tinggi dan tidak bergantung estrogen.

Terapi kanker endometrium umumnya meliputi pengangkatan uterus, tuba Fallopii, dan ovarium melalui pembedahan. Pasien dengan invasi miometrium yang dalam atau penyebaran di luar uterus dapat diterapi pascaoperasi dengan radiasi, kemoterapi, atau terapi hormonal progestin. Analisis praterapi pada spesimen adenokarsinoma endometrioid terhadap status reseptor estrogen dan progesteron dapat membantu terapi pascaoperasi. Terdapat hubungan antara diferensiasi tumor dan kandungan reseptornya. Tumor yang berdiferensiasi baik biasanya memiliki reseptor estrogen dan progesteron dalam jumlah yang banyak. Karena kandungan reseptor dapat memperkirakan respons terapi progestin, maka pasien dengan tumor yang berdiferensiasi baik mungkin merupakan kandidat yang baik untuk terapi progestin.

Rerata angka ketahanan hidup untuk kanker endometrium relatif baik. Secara keseluruhan, angka ketahanan hidup 5 tahun dan 10 tahun mendekati 70%. Pasien dengan penyakit stadium 1, di mama tumor belum menginvasi lebih dari separuh ketebalan miometrium, memiliki angka ketahanan hidup 5 tahun lebih dari 90%. Dengan tingginya prevalensi ini, kanker endometrium dapat dipertimbangkan menjadi neoplasia dengan morbiditas yang tinggi namun mortalitas yang relatif rendah di negara-negara maju.

Epidemiologi kanker endometrium
Kanker endometrium merupakan penyakit yang banyak terjadi pada wanita pascamenopause. Sekitar 80% kasus yang terdiagnosis terjadi pada wanita berusia 50-75 tahun, dengan puncak insidensi pada wanita berusia 55-70 tahun. Wanita yang memasuki masa menopause memiliki kemungkinan dua kali lipat untuk mengalami kanker endometrium dibandingkan kemungkinan untuk mengalami karsinoma serviks atau ovarium. Insidensi kanker endometrium sangat bervariasi pada berbagai negara. Pola geografis penyakit ini mengikuti pola kanker payudara dan ovarium dengan rerata tertinggi di negara industri. Terdapat pola yang jelas berlawanan dari kanker serviks.

Adanya hubungan antara pajanan estrogen dengan kanker endometrium telah diketahui selama lebih dari 50 tahun. Satu faktor risiko yang paling sering dan paling terbukti untuk adenokarsinoma uterus adalah obesitas. Jaringan adiposa memiliki enzim aromatase yang aktif. Androgen adrenal dengan cepat dikonversi menjadi estrogen di dalam jaringan adiposa pada individu yang obes. Estrogen yang baru disintesis ini juga memiliki bioavailabilitas yang sangat baik karena perubahan metabolik yang berhubungan dengan obesitas menghambat produksi globulin pengikat hormon seks oleh hati. Individu yang obes mungkin mengalami peningkatan drastis pada estrogen bioavailabel yang bersirkulasi dan pajanan ini dapat menyebabkan penumbuhan hiperplastik pada endometrium.

Terdapat hubungan yang dekat antar risiko kanker endometrium, diet tinggi lemak, dan tingginya produksi nasional bruto. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat perkembangan industri dapat mempengaruhi insidensi karsinoma endometrium melalui konsumsi makanan. Diet tinggi lemak juga berhubungan dengan obesitas dan diabetes melitus tipe II. Jumlah dan jenis lemak dalam makanan mempengaruhi metabolisme estrogen. Misalnya, diet yang kaya daging atau lemak dapat meningkatkan reabsorpsi estrogen pada usus besar.

Wanita kulit putih tiga kali lebih sering didiagnosis mengalami kanker endometrium dibandingkan wanita kulit hitam. Sekali lagi, ini jelas berlawanan dengan apa yang terlihat pada kanker serviks.

Hormon steroid dan kanker endometrium Seperti disebutkan di atas, data epidemiologis pada kanker endometrium menunjukkan adanya hubungan yang end antara pajanan estrogen dan perkembangan kanker. Yang menarik, hubungan tersebut hanya dapat disimpulkan pada saat ini. Dasar pemikiran yang menganggap estrogen sebagai faktor etiologis berasal dari tiga sumber: (i) aktivitas biologis estrogen dan progesteron pada endometrium: (ii) data pada hewan dan manusia mengenai pengaruh dietilstilbestrol (DES) terhadap karsinogenesis; dan (iii) hubungan antara kanker endometrium dengan hiperplasia endometrium dalam kaitannya dengan hubungan antara hiperplasia dengan pajanan estrogen yang tidak dihambat dan bcrlangsung lama.

Bukti yang paling kuat untuk sensitivitas endometrium yang tinggi terhadap hormon steroid ovarium adalah perubahan dramatis yang terjadi pada jaringan ini selama siklus menstruasi. Pada siklus wanita normal: endometrium mengubah morfologinya setiap hari. 

Pada fase folikular siklus: estrogen menstimulasi proliferasi epitel yang menutupi kelenjar endometrium dan stroma di bawahnya. Estrogen menginduksi produksi reseptomya sendiri dan reseptor progesteron selama fase ini. Progesteron yang disekresi dengan cepat setelah ovulasi menahan aktivitas proliferasi pada kelenjar-kelenjar dan mengkonversi epitel menjadi keadaan sekretorik. Stroma merespons progesteron dengan angiogenesis dan maturasi fungsional. Jika kehamilan terjadi, perubahan-perubahan ini akan mempersiapkan endometrium untuk implantasi. Dipercaya bahwa efek mitogenik yang poten dari estrogen pada epitel kelenjar endometrium mempercepat tingkat mutasi spontan dari onkogen yang merupakan predisposisi dan/atau gen penekan tumor. Hal ini mengarah pada suatu transformasi neoplastik.

Data pada hewan dan manusia yang dikumpulkan setelah berkembangnya pajanan DES menambah bukti biologis untuk potensi karsinogenik dari estrogen di saluran reproduksi. DES adalah agonis estrogen nonsteroid yang merupakan salah salu estrogen sintetik pertama yang dikembangkan. DES tersebut diberikan kepada lebih dari dua juta wanita pada tahun 1940-1970 sebagai pengobatan terhadap ancaman keguguran spontan (miscarriage). 

Pada tikus. pajanan neonatal terhadap DES menghasilkan kanker endometrium pada 95% binatang saat berusia 18 bulan. Pada wanita, pajanan DES pranatal mengarah pada kelainan struktur saluran reproduksi dan pada adenokarsinoma sel jemih vagina dan serviks. Aktivitas karsinogenik pada DES tampaknya dimediasi sebagian oleh aktivasi reseptor estrogen. Apakah pajanan DES pranatal akan menyebabkan kanker endometrium pada manusia akan ditentukan setelah penelitian kohort pada wanita-wanita ini berlangsung sampai menopause. Mekanisme genetik molekular mengenai bagaimana DES menyebabkan karsinoma sel jernih mungkin sama dengan bagaimana estrogen steam alami menyebabkan kanker endometrium tipe I. Ketidakstabilan genetik pada urutan mikrosatelit telah ditunjukkan pada kedua tumor ini.

Biologi molekular kanker endometrium
Mutasi onkogen K-ras dan ketidakstabilan mikrosatelit merupakan hal yang paling sering terjadi pada tumor tipe I yang berkaitan dengan estrogen. Mutasi pada gen penekan tumor PT53 dan ekspresi yang berlebihan dari onkogen ERBB2 lebih brinyak ditemukan pada tumor tips II yang tidak berkaitan dengan estrogen.

Hiperplasia endometrium
Hiperplasia endometrium menggambarkan suatu spektrum perubahan pada endometrium. Spektrum ini dapat berkisar dari pola-pola gangguan ringan yang hanya memperberat perubahan yang terlihat pada tahap proliferatif akhir siklus menstruasi hingga lesi ‘regular dan hiprekromatik yang sulit dibedakan dengan adenokarsinoma endometrioid. Meskipun demikian, hiperplasia endometrium noninvasif dapat dibagi menjadi dua tipe dasar: hiperplasia dan hiperplasia atipikal. Atipia ditandai oleh pembesaran inti, hiperkromasia, atau ketidakteraturan bentuk inti. Lesi hiperplastik dapat dibagi lagi menjadi beberapa kelompok. 

Hiperplasia sederhana menggambarkan perubahan hiperplastik dengan arsitektur kelenjar yang teratur sementara hiperplasia kompleks memiliki arsitektur kelenjar yang tidak teratur. Dan keempat tipe hiperplasia endometrium – sederhana, atipikal sederhana, dan atipikal kompleks – hanya hiperplasia atipikal kompleks yang memiliki risiko signifikan untuk berlanjut menjadi karsinoma invasif. Progresi dan hiperplasia ini berjalan lambat dan dapat berlangsung selama 5 tahun atau lebih. Sekitar 20% wanita dengan hiperplasia atipikal kompleks akan
berkembang menjadi adenokarsinoma endometrium. Hanya 1-2% dari lesi-lesi hiperplastik lainnya akan berlanjut.

Hiperplasia endometrium memiliki faktor risiko epidentiologis yang sama dengan kanker endometrium. Di antara pasien dengan hiperplasia endometrium atipikal, status pascamenopause berhubungan dengan risiko yang tertinggi untuk berlanjut menjadi adenokarsinoma (33% dalam 10 tahun). Kanker endometrium jarang ditemukan selama periode melahirkan anak. Saat ini terjadi, biasanya disebabkan oleh kelainan klinis yang menyebabkan adanya pajanan estrogen kronis dan tidak dihambat, termasuk sindrom osmium polikistik dan anovulasi kronik. Tumor ovarium yang memproduksi estrogen, seperti tumor sel granulosa-teka, juga berhubungan dengan perkembangan hiperplasia endometrium dan adenokarsinoma pada wanita pramenopause.

Terapi progesteron digunakan untuk menghentikan proliferasi endometrium dan untuk mengubah endometrium menjadi keadaan sekretorik pada pasien hiperplasia endometrium dengan potensi keganasan yang rendah. Terapi dapat diberikan secara siklis atau terus-menerus. Hiperplasia endometrium atipikal diterapi dengan pembedahan (histerektomi) kecuali terdapat kontraindikasi terhadap pembedahan.



Kanker Rahim adalah tumor ganas pada endometrium (lapisan rahim).

Kanker rahim biasanya terjadi setelah masa menopause, paling sering menyerang wanita berusia 50-60 taun.

Kanker bisa menyebar (metastase) secara lokal maupun ke berbagai bagian tubuh (misalnya kanalis servikalis, tuba falopii, ovarium, daerah di sekitar rahim, sistem getah bening atau ke bagian tubuh lainnya melalui pembuluh darah).

PENYEBAB

Penyebabnya yang pasti tidak diketahui, tetapi tampaknya penyakit ini melibatkan peningkatan kadar estrogen.

Salah satu fungsi estrogen yang normal adalah merangsang pembentukan lapisan epitel pada rahim. Sejumlah besar estrogen yang disuntikkan kepada hewan percobaan di laboratorium menyebabkan hiperplasia endometrium dan kanker.

Wanita yang menderita kanker rahim tampaknya memiliki faktor resiko tertentu. (faktor resiko adalah sesuatu yang menyebabkan bertambahnya kemungkinan seseorang untuk menderita suatu penyakit).

Wanita yang memiliki faktor resiko tidak selalu menderita kanker rahim, sebaliknya banyak penderita kanker rahim yang tidak memiliki faktor resiko. Kadang tidak dapat dijelaskan mengapa seorang wanita menderita kanker rahim sedangkan wanita yang lainnya tidak.

Penelitian telah menemukan beberapa faktor resiko pada kanker rahim:

  1. Usia, Kanker uterus terutama menyeranga wanita berusia 50 tahun keatas.
  2. Hiperplasia endometrium
  3. Terapi Sulih Hormon (TSH), TSH digunakan untuk mengatasi gejala-gejala menopause, mencegah osteoporosis dan mengurangi resiko penyakit jantung atau stroke. Wanita yang mengkonsumsi estrogen tanpa progesteron memiliki resiko yang lebih tinggi. Pemakaian estrogen dosis tinggi dan jangka panjang tampaknya mempertinggi resiko ini. Wanita yang mengkonsumsi estrogen dan progesteron memiliki resiko yang lebih rendah karena progesteron melindungi rahim.
  4. Obesitas, Tubuh membuat sebagian estrogen di dalam jaringan lemak sehingga wanita yang gemuk memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi. Tingginya kadar estrogen merupakan penyebab meningkatnya resiko kanker rahim pada wanita obes.
  5. Diabetes (kencing manis)
  6. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  7. Tamoksifen, Wanita yang mengkonsumsi tamoksifen untuk mencegah atau mengobati kanker payudara memiliki resiko yang lebih tinggi. Resiko ini tampaknya berhubungan dengan efek tamoksifen yang menyerupai estrogen terhadap rahim. Keuntungan yang diperoleh dari tamoksifen lebih besar daripada resiko terjadinya kanker lain, tetapi setiap wanita memberikan reaksi yang berlainan.
  8. Ras, Kanker rahim lebih sering ditemukan pada wanita kulit putih.
  9. Kanker kolorektal
  10. Menarke (menstruasi pertama) sebelum usia 12 tahun
  11. Menopause setelah usia 52 tahun
  12. Tidak memiliki anak
  13. Kemandulan
  14. Penyakit ovarium polikista
  15. Polip endometrium.

GEJALA

Gejalanya bisa berupa:

    * Perdarahan rahim yang abnormal
    * Siklus menstruasi yang abnormal
    * Perdarahan diantara 2 siklus menstruasi (pada wanita yang masih mengalami menstruasi)
    * Perdarahan vagina atau spotting pada wanita pasca menopause
    * Perdarahan yang sangat lama, berat dan sering (pada wanita yang berusia diatas 40 tahun)
    * Nyeri perut bagian bawah atau kram panggul
    * Keluar cairan putih yang encer atau jernih (pada wanita pasca menopause)
    * Nyeri atau kesulitan dalam berkemih
    * Nyeri ketika melakukan hubungan seksual.

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan berikut:

    * Pemeriksaan panggul
    * Pap smear
    * USG transvagina
    * Biopsi endometrium.

Untuk membantu menentukan stadium atau penyebaran kanker, dilakukan pemeriksaan berikut:

   1. Pemeriksaan darah lengkap
   2. Pemeriksaan air kemih
   3. Rontgen dada
   4. CT scan tulang dan hati
   5. Sigmoidoskopi
   6. Limfangiografi
   7. Kolonoskopi
   8. Sistoskopi.

Staging (Menentukan stadium kanker)

  1. Stadium I : kanker hanya tumbuh di badan rahim
  2. Stadium II : kanker telah menyebar ke leher rahim (serviks
  3. Stadium III : kanker telah menyebar ke luar rahim, tetapi masih di dalam rongga panggul dan belum menyerang kandung kemih maupun rektum. Kelenjar getah bening panggul mungkin mengandung sel-sel kanker.
  4. Stadium IV : kanker telah menyebar ke dalam kandung kemih atau rektum atau kanker telah menyebar ke luar rongga panggul.

PENGOBATAN

Pemilihan pengobatan tergantung kepada ukuran tumor, stadium, pengaruh hormon terhadap pertumbuhan tumor dan kecepatan pertumbuhan tumor serta usia dan keadaan umum penderita.

Metode pengobatan:

1. Pembedahan

Kebanyakan penderita akan menjalani histerektomi (pengangkatan rahim). Kedua tuba falopii dan ovarium juga diangkat (salpingo-ooforektomi bilateral) karena sel-sel tumor bisa menyebar ke ovarium dan sel-sel kanker dorman (tidak aktif) yang mungkin tertinggal kemungkinan akan terangsang oleh estrogen yang dihasilkan oleh ovarium.

Jika ditemukan sel-sel kanker di dalam kelenjar getah bening di sekitar tumor, maka kelenjar getah bening tersebut juga diangkat. Jika sel kanker telah ditemukan di dalam kelenjar getah bening, maka kemungkinan kanker telah menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Jika sel kanker belum menyebar ke luar endometrium (lapisan rahim), maka penderita tidak perlu menjalani pengobatan lainnya.

2. Terapi penyinaran (radiasi)

Digunakan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel-sel kanker.

Terapi penyinaran merupakan terapi lokal, hanya menyerang sel-sel kanker di daerah yang disinari.

Pada stadium I, II atau III dilakukan terapi penyinaran dan pembedahan. Penyinaran bisa dilakukan sebelum pembedahan (untuk memperkecil ukuran tumor) atau setelah pembedahan (untuk membunuh sel-sel kanker yang tersisa).

Ada 2 jenis terjapi penyinaran yang digunakan untuk mengobati kanker rahim:

  • Radiasi eksternal : digunakan sebuah mesin radiasi yang besar untuk mengarahkan sinar ke daerah tumor. Penyinaran biasanya dilakukan sebanyak 5 kali/minggu selama beberapa minggu dan penderita tidak perlu dirawat di rumah sakit. Pada radiasi eksternal tidak ada zat radioaktif yang dimasukkan ke dalam tubuh.
  • Radiasi internal : digunakan sebuah selang kecil yang mengandung suatu zat radioaktif, yang dimasukkan melalui vagina dan dibiarkan selama beberapa hari. Selama menjalani radiasi internal, penderita dirawat di rumah sakit.

3. Kemoterapi

Pada terapi hormonal digunakan zat yang mampu mencegah sampainya hormon ke sel kanker dan mencegah pemakaian hormon oleh sel kanker. Hormon bisa menempel pada reseptor hormon dan menyebabkan perubahan di dalam jaringan rahim.

Sebelum dilakukan terapi hormon, penderita menjalani tes reseptor hormon. Jika jaringan memiliki reseptor, maka kemungkinan besar penderita akan memberikan respon terhadap terapi hormonal.

Terapi hormonal merupakan terapi sistemik karena bisa mempengaruhi sel-sel di seluruh tubuh. Pada terapi hormonal biasanya digunakan pil progesteron.

Terapi hormonal dilakukan pada:

    * penderita kanker rahim yang tidak mungkin menjalani pembedahan ataupun terapi penyinaran
    * penderita yang kankernya telah menyebar ke paru-paru atau organ tubuh lainnya
    * penderita yang kanker rahimnya kembali kambuh.

Jika kanker telah menyebar atau tidak memberikan respon terhadap terapi hormonal, maka diberikan obat kemoterapi lain, yaitu siklofosfamid, doksorubisin dan sisplastin.

Efek samping pengobatan kanker

Pengobatan kanker bisa menyebabkan kerusakan pada sel dan jaringan yang sehat, karena itu bisa menimbulkan beberapa efek samping yang tidak diharapkan.

Efek samping tersebut tergantung kepada berbagai faktor, diantaranya jenis dan luasnya pengobatan.

Setelah menjalani histerektomi, penderita biasanya mengalami nyeri dan merasa sangat lelah. Kebanyakan penderita akan kembali menjalani aktivitasnya yang normal dalam waktu 4-8 minggu setelah pembedahan.

Beberapa penderita mengalami mual dan muntah serta gangguan berkemih dan buang air besar.

Wanita yang telah menjalani histerektomi tidak akan mengalami menstruasi dan tidak dapat hamil lagi. Jika ovarium juga diangkat, maka penderita juga mengalami menopause. Hot flashes dan gejala menopause lainnya akibat histerektomi biasanya lebih berat dibandingkan dengan gejala yang timbul karena menopause alami.

Pada beberapa penderita, histerektomi bisa mempengaruhi hubungan seksual. Penderita merasakan kehilangan sehingga mengalami kesulitan dalam melakukan hubungan seksual.

Histerektomi

Histerektomi

Efek samping dari terapi penyinaran sangat tergantung kepada dosis dan bagian tubuh yang disinari.

  1. Biasanya kulit menjadi kering dan merah, rambut di daerah yang disinari mengalami kerontokan, nafsu makan berkurang dan kelelahan yang luar biasa.
  2. Beberapa penderita merasakan gatal-gatal, kekeringan dan perih pada vaginanya.
  3. Penyinaran juga menyebabkan diare atau sering berkemih.
  4. Radiasi juga bisa menyebabkan terjadinya penurunan jumlah sel darah putih.
  5. Wanita yang mengkonsumsi progesteron bisa mengalami peningkatan nafsu makan, penimbunan cairan dan penambahan berat badan. Jika masih mengalami menstruasi, maka siklusnya bisa mengalami perubahan.

PENCEGAHAN

Setiap wanita sebaiknya menjalani pemeriksaan panggul dan Pap smear secara rutin, untuk menemukan tanda-tanda pertumbuhan yang abnormal.

Wanita yang memiliki faktor resiko kanker rahim sebaiknya lebih sering menjalani pemeriksaan panggul, Pap smear dan tes penyaringan (termasuk biopsi endometrium)

Apa HYPERPLASIA ENDOMETRIUM? Terapi dan Pencegahannya

aghifaris.blogspot.com
HYPERPLASIA ENDOMETRIUM adalah keadaan dimana endometrium tumbuh secara berlebihan. Kelainan ini bersifat benigna ( jinak ) ; akan tetapi pada sejumlah kasus dapat berkembang kearah keganasan uterus . Sejumlah wanita berada pada resiko tinggi menderita hiperplasia endometrium. Tulisan ini akan memberi penjelasan mengenai :

                            * Pemeriksaan Diagnostik
                            * Terapi
                            * Pencegahan

Siapa yang memiliki resiko tinggi?

Hiperplasia Endometrium seringkali terjadi pada sejumlah wanita yang memiliki resiko tinhggi :
  1. Sekitar usia menopause
  2. Didahului dengan terlambat haid atau amenorea
  3. Obesitas ( konversi perifer androgen menjadi estrogen dalam jaringan lemak )
  4. Penderita Diabetes melitus
  5. Pengguna estrogen dalam jangka panjang tanpa disertai pemberian progestin pada kasus menopause
  6. PCOS – polycystic ovarian syndrome
  7. Penderita tumor ovarium dari jenis granulosa theca cell tumor

Keluhan utama hiperplasia glandulare adalah perdarahan uterus abnormal dengan spektrum histologis yang luas .

Terdapat 2 golongan :

   1. Simple Hyperplasia
   2. Complex Hyperplasia

dengan dua subgolongan : dengan atau tanpa atypia

Complex Atypical Hyperplasia memiliki potensi keganasan paling tinggi dimana sekitar20 – 30% tanpa pengobatan akan mengalami perubahan ke karsinoma endometrium

PEMERIKSAAN

Pada penderita perdarahan uterus abnormal yang disertai dengan faktor resiko harus dilakukan pemeriksaan untuk menyingkirkan kemungkinan hiperplasia endometrium :

Pemeriksaan Ultrasonografi

Pada wanita pasca menopause ketebalan endometrium pada pemeriksaan ultrasonografi transvaginal kira kira < 4 mm. Untuk dapat melihat keadaan dinding cavum uteri secara lebih baik maka dapat dilakukan pemeriksaan hysterosonografi dengan memasukkan cairan kedalam uterus


Biopsy

Diagnosis hiperplasia endometrium dapat ditegakkan melalui pemeriksaan biopsi yang dapat dikerjakan secara poliklinis dengan menggunakan mikrokuret. Metode ini juga dapatmenegakkan diagnosa keganasan uterus.

Dilatasi dan Kuretase

Dilakukan dilatasi dan kuretase untuk terapi dan diagnosa perdarahan uterus.

Histeroskopi

Histeroskopi adalah tindakan dengan memasukkan peralatan teleskop kecil kedalam uterus untuk melihat keadaan dalam uterus dengan peralatan ini selain melakukan inspeksi juga dapat dilakukan tindakan pengambilan sediaan biopsi untuk pemeriksaan histopatologi.

Simple, typical hyperplasia of endometrium. The hyperplastic endometrium consists in proliferated epithelium with quasi-normal appearing (stratified, tall columnar, or cuboidal) and proliferated cells in stroma. Often, the glands are dilated (cystic "Swiss cheese" hyperplasia). (H&E, ob. x10)

Complex Hyperplasia

TERAPI

Pada sebagian besar kasus , terapi hiperplasia endometrium atipik dilakukan dengan memberikan hormon progesteron. Dengan pemberian progesteron, endometrium dapat luruh dan mencegah pertumbuhan kembali. Kadang kadang disertai dengan perdarahan per vaginam.

Besarnya dosis dan lamanya pemberian progesteron ditentukan secara individual. Setelah terapi , dilakukan biopsi ulang untuk melihat efek terapi.

Umumnya jenis progesteron yang diberikan adalah Medroxyprogetseron acetate (MPA) 5 – 10 mg per hari selama 10 hari setiap bulannya dan diberikana selama 3 bulan berturut turut

Pada pasien hiperplasia komplek harus dilakukan evaluasi dengan D & C fraksional dan terapi diberikan dengan progestin setiap hari selama 3 – 6 bulan

Pada pasien hiperplasia komplek dan atipik sebaiknya dilakukan histerektomi kecuali bila pasien masih menghendaki anak.

Pada pasien dengan tumor penghasil estrogen harus dilakukan ekstirpasi

PENCEGAHAN HIPERPLASIA ENDOMETRIUM

Harus diambil langkah untuk menurunkan resiko hiperplasia endometrium :
  • Penggunaan etsrogen pada masa pasca menopause harus disertai dengan pemberian progestin untuk mencegah karsinoma endometrium.
  • Bila menstruasi tidak terjadi setiap bulan maka harus diberikan terapi progesteron untuk mencegah pertumbuhan endometrium berlebihan. Tderapi terbaik adalah memberikan kontrasepsi oral kombinasi.
  • Rubah gaya hidup untuk menurunkan berat badan.

Dari keterangan diatas dapat kita simpulkan sebagai berikut:
Hiperplasia Endometrium adalah suatu kondisi di mana lapisan dalam rahim (endometrium) tumbuh secara berlebihan. Kondisi ini merupakan proses yang jinak (benign), tetapi pada beberapa kasus (hiperplasia tipe atipik) dapat menjadi kanker rahim.

Endometrium merupakan lapisan paling dalam dari rahim. Lapisan ini tumbuh dan menebal setiap bulannya dalam rangka mempersiapkan diri terhadap terjadinya kehamilan, agar hasil konsepsi bisa tertanam. Jika tidak terjadi kehamilan, maka lapisan ini akan keluar saat menstruasi.

Hormon yang ada di tubuh wanita: estrogen dan progesteron mengatur perubahan endometrium, dimana estrogen merangsang pertumbuhannya dan progesteron mempertahankannya. Sekitar pertengahan siklus haid, terjadi ovulasi (lepasnya sel telur dari indung telur). Jika sel telur ini tidak dibuahi (oleh sperma), maka kadar hormon (progesteron) akan menurun, sehingga timbullah haid/menstruasi.

Pada saat mendekati menopause, kadar hormon2 ini berkurang. Setelah menopause wanita tidak lagi haid, karena produksi hormon ini sangat sedikit sekali. Untuk mengurangi keluhan/gejala menopause sebagian wanita memakai hormon pengganti dari luar tubuh (terapi sulih hormon), bisa dalam bentuk kombinasi estrogen + progesteron ataupun estrogen saja.

Estrogen tanpa pendamping progesteron (unoppesd estrogen) akan menyebabkan penebalan endometrium. Pada beberapa kasus sel2 yang menebal ini menjadi tidak normal yang dinamakan Hiperplasis atipik yang merupakan cikal bakal kanker rahim.

Risiko terjadinya hiperplasia endometrium bisa tinggi pada: usia sekitar menopause, menstruasi yang tidak beraturan atau tidak ada haid sama sekali, over-weight, diabetes, SOPK (PCOS), mengkonsumsi estrogen tanpa progesteron dalam mengatasi gejala menopause. Gejalanya yang biasa/sering adalah perdarahan pervagina yang tidak normal (bisa haid yang banyak dan memanjang).

Berikut ini beberapa pemeriksaan yang biasa dilakukan pada hiperplasia endometrium:
USG: Terutama yang transvaginal.
Biopsi : pengambilan sampel endometrium, selanjutnya di periksa dengan mikroskop (PA)
Dilatasi dan Kuretase (D&C): leher rahim dilebarkan dengan dilatator kemudian hiperplasianya dikuret. Hasil kuret lalau di PA-kan.
Hysteroscopy: memasukkan kamera (endoskopi) kedalam rahim lewat vagina. Dilakukan juga pengambilan sampel untuk di PA-kan

Pada kebanyakan kasus hiperplasisa dapat diobati dengan obat2an yaitu dengan memakai progesteron. Progesteron menipiskan/menghilangkan penebalan serta mencegahnya tidak menebal lagi. Namun pemakain progesteron ini menimbulkan bercak (spotting).

Setelah mengkonsumsi progeteron dalam waktu tertentu, dilakukan evaluasi kembali endometriumnya dengan cara di biopsi atau metode sampling lainnya. Jika tidak ada perbaikan, dilakukan dapat diberikan obat lagi. Histerektomi atau pengangkatan rahim dilakukan jika anak sudah cukup atau hiperplasia nya jenis atipik. Namun jika masih ingin punya anak maka masih ada pilihan dilakukan terapi hormonal.






    Friday, March 4, 2011

    Membaca Tanda -Tanda Kehamilan Sejak Dini (Lanjutan 3.)

    Tanda-Tanda ggejala  Awal  Kehamilan ;
    Perubahan warna puting Payudara

    Perempuan mungkin melihat memperdalam warna daerah sekitar puting susu disebut areola dan / atau garis gelap turun dari tengah daerah perut pusat ke daerah kemaluan (dikenal sebagai linea nigra).

    Beberapa derajat penggelapan areola terus berlanjut setelah kehamilan pada banyak wanita, tapi linea nigra biasanya menghilang pada bulan-bulan setelah pengiriman bayi.

    Melasma (penggelapan kulit)

    Beberapa wanita dapat mengembangkan "topeng kehamilan" apa yang disebut pada trimester pertama, mengacu pada gelap dari kulit di dahi, pangkal hidung, bibir atas, atau pipi.

    Kulit gelap biasanya ada pada kedua sisi wajah. Dokter menyebut kondisi ini sebagai melasma atau chloasma, dan lebih sering terjadi pada wanita berkulit gelap dibandingkan dengan kulit yang lebih ringan.

    Melasma juga dapat terjadi dalam beberapa kondisi selain kehamilan. Wanita yang memiliki sejarah keluarga melasma berada pada risiko lebih besar mengembangkan tanda kehamilan.

     PERUBAHAN mood dan stres

    Perubahan suasana hati dan stres adalah gejala umum yang dilaporkan oleh banyak wanita pada tahap awal kehamilan.

    Banyak wanita pada tahap awal kehamilan menggambarkan perasaan emosi tinggi atau bahkan mantra menangis.

    Perubahan yang cepat dalam kadar hormon yang diyakini menyebabkan perubahan mood.Ibu hamil juga dapat melihat perubahan yang lebih cepat dan drastis dalam suasana hati mereka.

    Seperti dengan gejala nonspesifik lain, perubahan suasana hati dapat disebabkan oleh beberapa kondisi selain kehamilan.

    Sakit kepala

    Beberapa wanita melaporkan menderita sakit kepala pada awal kehamilan mereka, yang mungkin terkait dengan perubahan yang sesuai pada kadar hormon.

    Sakit kepala ini adalah spesifik, biasanya tidak melibatkan hanya satu sisi kepala, dan tidak disertai dengan perubahan penglihatan.


    Dari beberapa artikel yangtelah saya tulis maka dapat saya Rangkum :


    Ada banyak tanda-tanda kehamilan. Berikut beberapa tanda yang menunjukkan kemungkinan Anda hamil

    1. Haid tak datang.
    Ini pertanda awal kehamilan, apalagi jika haid terbiasa teratur. Dikombinasikan dengan tanda-tanda positif yang lain, kemungkinan besar Anda memang hamil.

    2. Muncul flek dan kram
    Saat anda hamil, biasanya ditandai dengan munculnya flek pink di celana dalam yang terjadi saat implantasi (manakala embrio menempel di dinding uterus. Hal ini terjadi sekitar 8-10 hari menyusul ovulasi, sedikit lebih awal dibanding datangnya waktu haid). Kadang kita salah mengartikannya sebagai haid, hanya waktunya lebih pendek ketimbang menstruasi normal. Kram juga umum terjadi di awal kehamilan.

    3. Mual dan muntah
    Jika Anda hamil, pada awal kehamilan, beberapa hari setelah pembuahan, mungkin akan mengalami morning sickness. Sebenarnya morning sickness ini nama yang salah, karena pada kenyataannya mual dan muntah bisa terjadi kapan saja: pagi, siang, malam.

    Biasanya, kedua tanda ini mulai terasa pada usia kehamilan 2-8 minggu setelah pembuahan. Lalu, berhenti begitu Anda memasuki bulan ke-4.Sebenarnya, mual dan muntah timbul karena terjadinya perubahan berbagai hormon dalam tubuh pada awal kehamilan. Meski begitu, kondisinya pada setiap ibu hamil tidak sama. Ada yang ringan, namun ada pula yang berat. Bahkan, bisa muntah-muntah berat (hiperemesis gravidarum)

    4. Lelah berlebihan
    Jika anda hamil, gejala yang paling umum dalam delapan hingga sepuluh minggu pertama adalah rasa lelah. Saat hamil, tubuh mengalami perubahan metabolisme yang signifikan. Seluruh tubuh Anda perlu melakukan penyesuaian terhadap proses baru bertumbuhnya janin. bagi sebagian besar wanita, kelelahan akan pergi saat usia kehamilan 12 minggu.

    5. Puting/payudara lebih lembut
    Jika Anda hamil, Anda akan mengenali bahwa payudara dan putingnya menjadi lebih lembut sekitar tiga pekan setelah pembuahan (saat haid terlambat sekitar seminggu). Mungkin payudara terasa bengkak, serupa dengan saat menjelang haid.

    6. Penggelapan areola
    Pada kehamilan awal, Anda mungkin mengenali daerah areola (daerah gelap yang mengelilingi puting payudara) mulai menjadi lebih gelap dan diameternya membesar. Diyakini bahwa bertambah gelapnya warna areola membantu bayi yang baru lahir menemukan puting untuk menyusu. Anda mungkin juga akan mengenali bahwa vena di payudara menjadi lebih kelihatan karena penegangan payudara.

    7. Sembelit
    Buang air besar (BAB) menjadi sulit dan tidak lancar? Ini lazim terjadi pada awal kehamilan. Hormon tambahan yang diproduksi pada masa kehamilan menyebabkan usus halus lebih lentur dan menjadi kurang efisien.

    8. Naiknya temperatur basal tubuh
    jika hamil maka suhu basal tubuh meningkat, saat masa haid yang harusnya datang terlewat. dan tidak turun ke level sebelum terjadi ovulasi. Saat terjadinya pembuahan, ovum dibuahi di tuba falopii, dan membutuhkan sekitar seminggu untuk ke rahim, dimana ovum terbuahi akan menempel di sana.

    9. Sering buang air kecil
    “Kebiasaan” baru ini sering timbul pada bulan-bulan pertama kehamilan. Ini terjadi karena rahim yang mulai membesar itu menekan kandung kemih. Umumnya, ini mulai terasa sekitar 6-8 minggu setelah pembuahan.

    Begitu rahim keluar dari rongga panggul, keluhan ini akan berkurang. Namun, Anda akan mulai sering-sering buang air kecil lagi pada trimester terakhir karena janin mulai masuk rongga panggul.

    10. Membesarnya payudara
    Meningkatnya hormon kehamilan, yakni estrogen dan progesteron, memang dapat mempengaruhi perkembangan kelenjar susu. Jangan heran, kalau payudara Anda terlihat agak membengkak atau terasa lebih lembut dari biasanya. Ini bisa terjadi beberapa hari setelah pembuahan.
    Puting susu dan areola (daerah sekitar puting susu) juga akan berwarna lebih gelap. Biasanya, ini terjadi sekitar 3 minggu sesudah pembuahan.

    11. Melunaknya rahim dan leher rahim
    Biasanya, terjadi sekitar usia kehamilan 2-8 minggu.

    12. Tidak ada nafsu makan, mungkin ada hubungannya dengan mual mual diatas.

    13. Vaginal Discharge /Keputihan atau keluarnya cairan berlebihan dari vagina karena pengaruh hormonal.
    Hal ini termasuk normal. Namun sebaiknya terus dilakukan observasi jika terjadi perubahan warna , bau dan terjadi gatal2 atau rasa “burning”.

    14. Insomnia
    Beberapa kasus, biasanya ibu hamil mengalami sulit tidur.

    15. Rahim dan perut membesar
    Umumnya, dimulai pada usia kehamilan 8-12 minggu.

    16. Terdapat kelainan di gigi dan rongga mulut.
    Terdapat beberapa tanda khas kehamilan pada gigi dan rongga mulut. Untuk lebih jelasnya silahkan baca di (klik saja)
    - manifestasi kehamilan di rongga mulut
    - perawatan gigi dan mulut saat hamil

    17. Flu/batuk/hidung berdarah/pusing2/migraen
    Jangan terburu untuk menelan obat. Lakukan treatmen secara alami terlebih dahulu. Bisa jadi pula hal tersebut terjadi karena turunnya daya tahan tubuh saat hamil.

    18. Tes kehamilan
    merupakan tes “pasti” kehamilan jika “positif” , antara lain:
    - home pregnancy test misalnya berupa tes pack yang dilakukan di rumah
    - pemeriksaan USG
    - office pregnancy test
    - pregnancy blood test
    - internal exam.

    Sebenarnya, semua tes kehamilan bekerja untuk melacak hormon khas kehamilan, yakni human Chorionic Gonadotropin (hCG). Hormon ini hanya bisa ditemukan dalam darah atau urin ibu hamil. Saat hamil, akan terjadi peningkatan hormon hCG dalam tubuh. Dan, peningkatan hormon ini tidak sama pada setiap orang. Umumnya, hormon ini mulai meningkat kira-kira seminggu setelah ovulasi. Meski begitu, sebaiknya tes kehamilan dilakukan bila haid terlambat selama 2 minggu.

    Tanda-Tanda Gejala Awal Kehamilan ( lanjutan 2.)

    Kehamilan Gejala (lanjutan):

    Mual dan muntah

    Mual dan muntah juga umum pada awal kehamilan. Tradisional disebut sebagai "morning sickness", mual dan muntah yang berhubungan dengan kehamilan dini dapat terjadi pada setiap saat, siang ataupun malam.

    Rasa mual dan muntah dirasakan pasa masa kehamilan  2 dan 8 minggu .Kebanyakan wanita yang telah mengembangkan atau merasakan mual dan muntah sekitar satu bulan setelah pembuahan, tetapi mungkin berkembang Lebih cepat pada beberapa perempuan.

    Kadang-kadang wanita mengeluh  peningkatan sensitifitas terhadap bau tertentu atau bau yang kadang-kadang dapat menyebabkan mual dan / atau muntah.

    Peningkatan estrogen yang terjadi pada awal kehamilan adalah pemikiran untuk memperlambat pengosongan perut dan mungkin terkait dengan pengembangan mual.

    mungkin karakteristik mengidam, atau keengganan untuk, makanan tertentu atau bahkan bau. Sudah lazim bagi seorang wanita hamil untuk mengubah dirinya Preferensi makanan , sering tidak memiliki keinginan untuk makan  Kesukaan sebelumnya. "favorit" makanan.

    Pada kebanyakan wanita, mual dan muntah mulai mereda pada trimester kedua kehamilan.

    Sering buang air kecil

    Seorang wanita pada tahap awal kehamilan mungkin merasa dia harus sering buang air kecil , terutama pada malam hari, dan dia dapat bocor urin dengan bersin, batuk, atau tertawa.

    Keinginan meningkat untuk buang air kecil mungkin memiliki keduanya penyebab fisik dan hormonal.

    Setelah embrio telah tertanam dalam rahim, ia mulai menghasilkan hormon yang dikenal sebagai Gonadotrophin chorionic manusia (hCG), yang diyakini untuk merangsang sering kencing.

    Penyebab lain sering buang air kecil yang berkembang kemudian adalah tekanan yang diberikan oleh rahim yang tumbuh di kandung kemih, tetapi ini tidak menyebabkan sering buang air kecil sampai trimester kedua dan ketiga saat janin secara substansial lebih besar. ( BERSAMBUNG KLIK.sini...)

    Tanda-Tanda Gejala Awal Kehamilan ( lanjutan 1 )

    Gejala Awal Kehamilan (lanjutan sebelumnya)

    Beberapa wanita mungkin mengalami perasaan atau pembesaran perut kembung , namun biasanya hanya ada sejumlah kecil berat badan pada trimester pertama kehamilan.

    Pada tahap awal kehamilan berat badan sekitar satu pon per bulan adalah khas.

    Kadang-kadang wanita juga mengalami kram perut ringan selama minggu-minggu awal kehamilan, yang mungkin mirip dengan kram yang terjadi sebelum atau selama periode menstruasi .

    Makanan ngidam

    Banyak perempuan melaporkan mengidam makanan tertentu selama tahap awal kehamilan. Ngidam ini dapat bertahan sepanjang kehamilan seluruh.

    Kelelahan dan kelelahan

    Kelelahan dan kelelahan adalah gejala dialami oleh banyak wanita pada tahap awal kehamilan, dan beberapa wanita melaporkan merasa lelah bahkan dalam minggu-minggu segera sebelum konsepsi.

    Penyebab kelelahan ini belum sepenuhnya ditentukan, tetapi diyakini terkait dengan meningkatnya kadar hormon progesteron.

    Tentu saja, kelelahan adalah gejala sangat spesifik yang dapat berhubungan dengan banyak penyebab selain kehamilan.

    Peningkatan suhu basal tubuh

    Sebuah suhu tubuh terus meningkat basal (suhu oral diukur hal pertama di pagi hari, setelah timbul dari tidur) adalah tanda lain karakteristik awal kehamilan.


     Ketinggian dalam suhu tubuh basal terjadi setelah ovulasi dan berlangsung sampai periode menstruasi berikutnya terjadi.

    Kegigihan dari suhu tubuh basal tinggi di luar waktu menstruasi yang diharapkan adalah tanda lain dari kehamilan awal  ( BERSAMBUNG  KLIK./ BERIKUTNYA ..).

    Monday, February 28, 2011

    Mengenal Dan Menentukan Alat KB Yang Tepat


    Pengenalan tipe kontrol kelahiran /KB   dan pilihan

    Jika seorang wanita aktif secara seksual dan dia subur - fisik dapat menjadi hamil - "?

    Apakah saya ingin menjadi hamil sekarang" dia perlu bertanya sendiri, ?

    Jika jawabannya adalah "Tidak," dia harus menggunakan beberapa metode pengendalian kelahiran (kontrasepsi) atau KB.

    Jika seorang wanita tidak ingin hamil pada saat ini dalam hidupnya, apakah dia berencana untuk menjadi hamil di masa depan? yang akan datang?  Pernah?

    Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dapat menentukan metode pengendalian kelahiran bahwa ia dan laki-laki pasangannya menggunakan seksual - sekarang dan di masa depan.

    Ada sejumlah cara yang berbeda untuk menggambarkan pengendalian kelahiran. Persyaratan meliputi kontrasepsi / KB, kehamilan pencegahan, pengendalian kesuburan, dan keluarga berencana.

    Tapi tak peduli apa proses ini disebut, secara seksual orang yang aktif dapat memilih dari sejumlah besar metode untuk mengurangi kemungkinan mereka hamil.

    Namun demikian, tidak ada metode pengendalian kelahiran yang tersedia saat ini menawarkan perlindungan sempurna terhadap infeksi menular seksual pada wanita , dan infeksi menular seksual pada laki-laki (penyakit menular seksual, atau PMS), kecuali pantang.

    Diperkirakan bahwa ada lebih dari tiga juta kehamilan yang tidak direncanakan setiap tahun di Indonesia

    Setengah dari kehamilan yang tidak direncanakan terjadi karena pasangan tidak menggunakan alat kontrasepsi /KB sama sekali, dan setengah lainnya terjadi karena pasangan menggunakan kontrol kelahiran, tetapi tidak benar.

    Secara sederhana, semua metode pengendalian kelahiran didasarkan pada baik mencegah sperma seorang pria dari mencapai dan memasuki telur wanita (pembuahan) atau mencegah sel telur yang dibuahi dari menanamkan di dalam rahim wanita (rahim) dan mulai tumbuh.

    Metode pengendalian kelahiran dapat reversibel atau permanen.

    Pengendalian kelahiran Reversible berarti bahwa metode tersebut dapat dihentikan pada dasarnya setiap saat tanpa-jangka efek panjang pada kesuburan (kemampuan untuk menjadi hamil).

    Pengendalian kelahiran Permanen biasanya berarti bahwa metode tersebut tidak dapat dibatalkan atau terbalik, kemungkinan besar karena melibatkan operasi.

    Contoh metode permanen
    Termasuk vasektomi untuk pria atau ligasi tuba untuk wanita.

    Metode pengendalian kelahiran juga dapat diklasifikasikan menurut apakah mereka adalah metode penghalang (misalnya, sebuah kondom ) yang menghalangi sperma, metode mekanik (misalnya, sebuah alat kontrasepsi [IUD]), atau metode hormonal (misalnya, yang "pil" ).

    Alam" metode tidak bergantung pada perangkat atau hormon namun pada mengamati beberapa aspek fisiologi Tubuh seorang wanita untuk mencegah pembuahan.

    Tanggung jawab langsung untuk sebagian besar metode pengendalian kelahiran yang saat ini tersedia di tangan perempuan itu.

    Masukan dari seorang praktisi kesehatan kadang-kadang mungkin penting dalam memilih kontrol kelahiran yang tepat.

    Metode pengendalian kelahiran baru sedang dikembangkan dan diuji sepanjang waktu. Dan apa yang tepat untuk pasangan pada satu titik dapat berubah seiring dengan waktu dan keadaan.


    Sayangnya, tidak ada metode kontrol kelahiran / KB, kurang 100% efektif.

    Apa Pengaruh Jangka Panjang (prognosis) Untuk Kram Menstruasi?

    Apa Pengaruh jangka panjang (prognosis) untuk kram menstruasi?

    Secara umum, kram menstruasi seorang wanita tidak memperburuk selama hidupnya.Bahkan, kram menstruasi dismenore primer biasanya berkurang dengan umur dan setelah kehamilan.

    Hal ini diduga disebabkan oleh fakta bahwa saraf rahim merosot dengan usia dan menghilang di akhir kehamilan, dengan hanya sebagian dari saraf regenerasi setelah melahirkan.

     Ketika ada dismenore sekunder dengan kondisi yang mendasari berkontribusi rasa sakit, prognosis tergantung pada kondisi perawatan yang sukses itu.

    Sebagai perempuan telah belajar lebih banyak tentang tubuh mereka dan cara mempertahankan mereka dalam kesehatan yang optimal, kram menstruasi telah menjadi kurang dari penyakit yang melemahkan, dan lebih sering, hanya sebuah ketidaknyamanan bulanan kecil.

    Menstruasi Sekilas

    1. Kram menstruasi adalah nyeri perut dan panggul berkala dialami oleh perempuan.
    2. Lebih dari separuh dari semua wanita menstruasi kram.
    3. Kram yang parah pada paling tidak satu dari tujuh wanita-wanita.
    4. Medis, kram menstruasi disebut dysmenorrhea.
    5. Dismenore primer adalah kram menstruasi umum tanpa penyebab yang dapat diidentifikasi.
    6. Dismenore sekunder hasil dari suatu kelainan yang mendasarinya yang biasanya melibatkan sistem reproduksi wanita.
    7. Nonsteroidal obat anti-inflamasi (NSAID) biasanya digunakan untuk mengobati kram.
    8. Latihan fisik dapat membantu mengurangi kram menstruasi.
    9. Kram menstruasi cenderung meningkatkan dengan usia

    Apa Yang Menyebabkan Kram Menstruasi?


    Dysmenorrhea
    Apa yang menyebabkan kram menstruasi?


    Setiap bulan, lapisan dalam rahim (endometrium) menumpuk dalam persiapan untuk kemungkinan kehamilan .

    Setelah ovulasi, jika telur tidak dibuahi oleh sperma, kehamilan tidak akan mengakibatkan dan lapisan rahim saat ini tidak lagi diperlukan.

    Estrogen wanita itu dan penurunan hormon progesteron, dan lapisan rahim menjadi bengkak dan akhirnya gudang sebagai aliran menstruasi dan digantikan oleh lapisan baru dalam siklus bulanan berikutnya.

    Ketika lapisan rahim tua mulai memecah, senyawa molekuler yang disebut prostaglandin dilepaskan.

    Senyawa ini menyebabkan otot-otot rahim berkontraksi. Ketika kontrak otot rahim, mereka menyempitkan pasokan darah (vasokonstriksi) untuk endometrium.

    Ini blok kontraksi pengiriman oksigen ke jaringan dari endometrium yang, pada gilirannya, rusak dan mati.

    Setelah kematian jaringan ini, kontraksi uterus harfiah memeras jaringan endometrium tua melalui leher rahim dan keluar dari tubuh dengan cara vagina.

    Zat lain yang dikenal sebagai leukotrien, yang merupakan bahan kimia yang berperan dalam respon inflamasi, juga meningkat pada saat ini dan mungkin berhubungan dengan pengembangan kram menstruasi.

    Mengapa beberapa kram begitu menyakitkan?

    Kram menstruasi disebabkan oleh kontraksi uterus yang terjadi sebagai tanggapan terhadap prostaglandin dan bahan kimia lainnya.

    Sensasi kram diintensifkan ketika bekuan atau potongan jaringan berdarah dari lapisan rahim melewati leher rahim, terutama jika saluran leher rahim wanita adalah sempit.

    Perbedaan antara kram menstruasi yang lebih menyakitkan dan mereka yang kurang menyakitkan mungkin berkaitan dengan tingkat prostaglandin wanita.

    Perempuan dengan kram menstruasi mengalami peningkatan kadar prostaglandin di endometrium (lapisan rahim) bila dibandingkan dengan wanita yang tidak mengalami kram.

    Kram menstruasi sangat mirip dengan wanita hamil pengalaman ketika ia diberikan prostaglandin sebagai obat untuk menginduksi persalinan.

    Mengetahui Secara Detail Apa Kram Menstruasi (Dysmenorrhea)?

    Kram Menstruasi
    (Dysmenorrhea)

    Apa  kram menstruasi?


    Kram menstruasi adalah nyeri dalam (perut) perut dan daerah panggul yang dialami oleh perempuan sebagai akibat dari periode menstruasi.

    Kram menstruasi yang tidak sama dengan ketidaknyamanan yang dirasakan selama premenstrual syndrome (PMS), meskipun gejala-gejala dari kedua gangguan kadang-kadang dapat dialami sebagai proses berkelanjutan.

    Banyak perempuan menderita dari kedua PMS dan kram menstruasi.

    Menstrual cramps can range from mild to quite severe. kram menstruasi dapat berkisar dari ringan sampai cukup parah.

    Kram menstruasi ringan mungkin hampir tidak terlihat dan durasinya terlalu singkat - kadang-kadang merasa seperti rasa berat ringan di perut.


    Parah kram menstruasi bisa begitu menyakitkan bahwa mereka mengganggu aktivitas rutin seorang wanita selama beberapa hari.

    Bagaimana  Secara  umum  kram menstruasi?

    Kram menstruasi dari beberapa derajat mempengaruhi lebih dari diperkirakan 50% perempuan, dan di antara ini, sampai dengan 15% akan menjelaskan kram menstruasi mereka sebagai parah.

    Survei gadis remaja menunjukkan bahwa lebih dari 90% dari perempuan melaporkan mengalami kram menstruasi.

    Apa itu dismenore?

    Istilah medis untuk kram menstruasi adalah dismenore.

    Ada dua jenis dismenore, primer dan sekunder.

    Pada dismenorea primer, tidak ada masalah ginekologi yang mendasari menyebabkan rasa sakit.

    Jenis kram dapat dimulai dalam enam bulan sampai satu tahun setelah menarche (awal haid ), saat seorang gadis mulai mengalami periode menstruasi.

    Kram menstruasi biasanya tidak dimulai sampai siklus menstruasi ovulasi (saat sel telur dilepaskan dari ovarium) terjadi, dan perdarahan haid aktual biasanya dimulai sebelum timbulnya

    Oleh karena itu, gadis remaja mungkin tidak mengalami dismenore sampai bulan sampai tahun setelah onset menstruasi.


    Dalam dismenore sekunder, beberapa kondisi abnormal yang mendasari (biasanya melibatkan sistem reproduksi wanita) berkontribusi pada nyeri haid.

    Dismenore sekunder dapat terlihat pada menarche tetapi, lebih sering, kondisi berkembang kemudian.

    Saturday, February 26, 2011

    Cara Mediagnosis Dan Mengetahui Apakah Vaginosis Dapat Menular ?

    Apakah vaginosis bakteri menular?

    Meskipun vaginosis bakteri tidak dianggap kondisi menular, peran transmissibility bakteri di antara individu-individu tidak sepenuhnya dipahami.

    Sejak memiliki pasangan seksual multipel atau baru meningkatkan risiko wanita mengembangkan vaginosis bakteri, hal ini menunjukkan bahwa penyebaran bakteri antara individu dapat mengubah keseimbangan bakteri dalam vagina dan berpotensi menyebabkan rentan terhadap vaginosis bakteri.

    Namun, karena vaginosis bakteri juga terjadi pada wanita selibat, faktor penyebab lain juga harus memainkan peran dalam perkembangannya.

    Bagaimana bakteri vaginosis didiagnosis?

    Ketika seorang wanita melaporkan suatu cairan vagina yang tidak biasa, dokter akan menanyakan serangkaian pertanyaan rutin untuk membantu membedakan ringan dari kondisi yang lebih serius.

    masalah tambahan yang mungkin mengindikasikan adanya kondisi yang lebih serius termasuk demam , nyeri panggul, baru atau mitra seksual (terutama dengan hubungan seks tanpa kondom), dan sejarah -menular infeksi menular seksual (PMS).

    Selain pertanyaan-pertanyaan ini, dokter akan melakukan pemeriksaan panggul . Selama ujian, dokter catatan penampilan dari lapisan vagina dan leher rahim.

    Dokter juga akan melakukan pemeriksaan manual pada ovarium dan uterus.

    Leher rahim diperiksa untuk kelembutan, yang mungkin mengindikasikan infeksi yang lebih serius.

    Dokter mungkin mengumpulkan sampel untuk memeriksa atau infeksi klamidia gonore.

    Meneliti keputihan di bawah mikroskop dapat membantu membedakan dari vaginosis bakteri ragi vaginitis (infeksi vagina ragi, Kandidiasis) dan trikomoniasis (sejenis infeksi yang ditularkan secara seksual).

    Sebuah tanda vaginosis bakteri di bawah mikroskop adalah sel vagina yang disebut sel petunjuk.

    Clue sel adalah sel-sel vagina ditutupi dengan bakteri dan diyakini menjadi tanda diagnostik yang paling dapat diandalkan vaginosis bakteri.

    Selain sel petunjuk, wanita dengan vaginosis bakteri memiliki lebih sedikit dari bakteri vagina normal, disebut laktobasilus.

    Sebuah pH vagina lebih dari 4,5 juga sugestif dari vaginosis bakteri. Budaya bakteri umumnya tidak berguna dalam membantu menegakkan diagnosis vaginosis bakteri.

    Akhirnya, dokter mungkin melakukan "uji bau" dengan kalium hidroksida (KOH) cair.

    Ketika setetes cairan pengujian KOH digunakan dalam kontak "uji bau" setetes debit dari seorang wanita dengan vaginosis bakteri, bau amis tertentu dapat hasil.

    Aturan Pengobatan Vaginosis Karena Bakteri Penyebab VAGINA Gatal

    Vaginosis bakteri Pengobatan

    Pengobatan untuk vaginosis bakteri terdiri dari antibiotik.Sebuah solusi beberapa antibiotik secara rutin digunakan dan meliputi:

        * metronidazole (Flagyl) oral pill form or by vaginal metronidazole gel (Metrogel), metronidazole (Flagyl) bentuk pil oral atau dengan vagina gel metronidazole (MetroGel),
        * vaginal clindamycin cream (Cleocin), or clindamycin vaginal cream (Cleocin), atau
        * tinidazole (Tindamax). tinidazole (Tindamax).

    Terulangnya vaginosis bakteri adalah mungkin bahkan setelah pengobatan berhasil.

    Lebih dari setengah dari mereka mengalami gejala diobati berulang dalam waktu 12 bulan. Tidak jelas mengapa infeksi berulang begitu banyak berkembang.

    Dengan gejala berulang, kursus kedua antibiotik umumnya diresepkan.

    Apa pengobatan untuk vaginosis bakteri?

    Pengobatan untuk vaginosis bakteri terdiri dari antibiotik. Sebuah solusi beberapa antibiotik secara rutin digunakan.

    Metronidazol (Flagyl) yang diambil oleh salah satu bentuk (pil) oral atau dengan vagina gel metronidazole (MetroGel) adalah pengobatan yang efektif.

    Juga tersedia adalah klindamisin krim vagina (Cleocin).

    The metronidazol oral dapat menyebabkan beberapa efek samping yang kecil tapi tidak menyenangkan, tetapi diyakini perawatan yang paling efektif.

    Gel biasanya tidak menimbulkan efek samping, meskipun vaginitis ragi dapat terjadi sebagai efek samping dari obat.

    Tinidazole (Tindamax) adalah antibiotik yang tampaknya memiliki efek samping yang lebih sedikit dari metronidazole dan juga efektif dalam mengobati vaginosis bakteri.

    Terulangnya vaginosis bakteri adalah mungkin bahkan setelah pengobatan berhasil. Lebih dari setengah dari mereka mengalami gejala diobati berulang dalam waktu 12 bulan.

    Tidak jelas mengapa infeksi berulang begitu banyak berkembang.  Dengan gejala berulang, kursus kedua antibiotik umumnya diresepkan.

    Apa komplikasi dari vaginosis bakteri?

    vaginosis bakteri dapat menyelesaikan sepenuhnya tanpa komplikasi setelah perawatan. Tidak khusus tindak lanjut diperlukan jika gejala hilang.

    Dalam kehamilan , vaginosis bakteri dapat menyebabkan persalinan prematur, kelahiran prematur, infeksi cairan ketuban, dan infeksi rahim setelah melahirkan.


    Namun, pengobatan tanpa gejala (bukan gejala menghasilkan) vaginosis bakteri dalam kehamilan belum terbukti mengurangi kejadian kelahiran prematur di kebanyakan studi.

    Untuk skrining, alasan dan pengobatan untuk vaginosis bakteri selama kehamilan adalah kontroversial, dan penelitian masih terus dilakukan untuk menentukan utilitas dan nilai.

    Saat ini pemeriksaan rutin semua wanita hamil tidak dianjurkan.

    Namun, skrining dan pengobatan vaginosis bakteri kadang-kadang dianjurkan untuk wanita dengan riwayat kelahiran prematur

    Friday, February 25, 2011

    Bakteri VAGINOSIS ,Apa Penyebab Dan Gejalanya Vagina Gatal?

    Apakah bakteri vaginosis?

    Bakteri vaginosis adalah kondisi vagina yang dapat menghasilkan discharge vagina dan hasil dari pertumbuhan berlebih dari bakteri normal dalam vagina.

    Di masa lalu, kondisi ini disebut Gardnerella vaginitis , setelah bakteri yang diduga menyebabkan kondisi tersebut. Namun, nama baru, vaginosis bakteri, mencerminkan fakta bahwa ada beberapa jenis bakteri yang secara alami hidup di daerah vagina dan dapat tumbuh secara berlebihan.

    Gardnerella bukanlah satu-satunya penyebab menyebabkan gejala.

    Saat ini beberapa jenis bakteri menjadi seimbang, seorang wanita dapat memiliki keputihan dengan bau busuk .

    vaginosis bakteri tidak berbahaya, tetapi dapat menyebabkan gejala mengganggu.

    Wanita dengan debit yang tidak biasa harus dievaluasi sehingga infeksi yang lebih serius seperti klamidia dan gonore ,

    Dapat dikecualikan.Juga dapat meniru gejala yang ditemukan pada infeksi jamur pada vagina dan trikomoniasis (a -infeksi menular seksual ), dan kondisi ini juga harus dikecualikan pada wanita dengan gejala vagina.

    Bakteri vaginosis adalah kondisi umum, dan penelitian menunjukkan bahwa sekitar 29% wanita di Amerika Serikat dipengaruhi.

    Bakteri vaginosis ditemukan pada sekitar 17% dari wanita hamil dan sekitar 65% dari perempuan yang memiliki penyakit menular seksual (PMS).

    Apa saja gejala bakteri vaginosis?

    Banyak wanita (sekitar 85% dari mereka yang terkena dampak) dengan vaginosis bakteri sebenarnya tidak memiliki gejala.Ketika gejala muncul, keputihan dan bau adalah gejala dominan.

    Biasanya, tidak ada gejala lain. Jumlah cairan vagina yang dianggap normal bervariasi dari wanita dengan wanita.

    Oleh karena itu, setiap tingkat cairan vagina yang normal bagi wanita tertentu harus dievaluasi.

    Beberapa wanita mungkin mengalami bau amis yang tidak menyenangkan dengan vagina.Debit biasanya tipis dan putih keabu-abuan.

    Debit ini sering lebih terlihat setelah hubungan seksual.

    Apa yang menyebabkan bakteri vaginosis?

    Para peneliti telah mengalami kesulitan menentukan dengan tepat apa penyebab vaginosis bakteri.

    Saat ini, tampaknya adalah bahwa kombinasi dari beberapa bakteri harus hadir bersama-sama untuk masalah untuk mengembangkan.

    Bakteri vaginosis biasanya fitur pengurangan jumlah laktobasilus hidrogen peroksida yang memproduksi normal di vagina.

    Secara bersamaan, ada peningkatan konsentrasi bakteri jenis lain, terutama bakteri anaerob (bakteri yang tumbuh dalam ketiadaan oksigen).

    Akibatnya, diagnosis dan pengobatan yang tidak sesederhana mengidentifikasi dan memberantas satu jenis bakteri.

     Mengapa bakteri menggabungkan untuk menyebabkan infeksi tidak diketahui.

    Beberapa faktor telah diidentifikasi bahwa meningkatkan peluang pengembangan vaginosis bakteri.

    Ini termasuk baru seksual mitra atau beberapa, intrauterine device untuk kontrasepsi, penggunaan antibiotik baru-baru ini, bilas vagina , dan merokok .

    Namun, peran aktivitas seksual dalam pengembangan kondisi tidak sepenuhnya dipahami, dan vaginosis bakteri masih bisa berkembang pada wanita yang belum melakukan hubungan seksual

    Mengetahui Secara Lengkap Gejala, Penyebab dan Obat VAGINA Gatal

    Vagina Gatal Gejala
    Istilah yang berhubungan dengan vagina Gatal:

        * Genital Gatal (Female)
        * Gatal, alat kelamin (Perempuan)
        * Gatal, Vagina
        * Vagina Pruritus
        * Infeksi Ragi Vagina
        * Vaginitis
        * Gatal vulva
        * Vulvovaginitis
        * Infeksi Ragi

    Meskipun gatal vagina adalah ciri khas infeksi jamur dan infeksi vagina lainnya (termasuk penyakit menular seksual, PMS), gatal-gatal di vagina dan vulva daerah memiliki banyak penyebab.

    Gatal vagina juga dapat timbul karena iritasi kimia yang dapat ditemukan dalam deterjen atau sabun, dan krim douche vagina, kertas toilet, produk mandi, produk-produk kesehatan feminin, dan produk kontrasepsi vagina.

    Perempuan dalam transisi menopause mungkin mengalami gatal-gatal vagina akibat fluktuasi estrogen tingkat.

    Seperti penurunan tingkat estrogen perimenopause, dinding vagina menjadi tipis dan kering, dan gatal-gatal bisa terjadi.

    Beberapa penelitian telah menunjukkan hubungan antara psikologis stres dan infeksi jamur vagina.Hal ini mungkin disebabkan oleh kenyataan bahwa stres diketahui memiliki efek negatif terhadap sistem kekebalan tubuh dan mungkin dapat meningkatkan kemungkinan mendapatkan infeksi jamur.

    REFERENSI:

    Penyebab Vagina Gatal

        * Vaginosis bakteri
        * Chlamydia Dalam Perempuan
        * Genital Herpes Pada Perempuan
        * Genital Warts (HPV)
        * Gonore Pada Wanita
        * Gatal
        * Mati haid
        * Penyakit Menular Seksual di Wanita (PMS)
        * Vaginitis
        Infeksi Ragi

    Penyebab lainnya Vagina Gatal

        * Kimia iritasi
        * Perimenopause
        * Infeksi cacing kremi
        * Psoriasis atau kondisi kulit lainnya
        *Trichomonas vaginalis infeksi

    Contoh Obat untuk Vagina Gatal

        * clotrimazole, Lotrimin, Mycelex Klotrimazol, Lotrimin, Mycelex
        * Flukonazol, Diflucan
        *Vandazole metronidazol gel, MetroGel, Metrocream, Metrolotion, MetroGel Vagina, Vandazole
        * Lotrimin miconazole, Monistat; Femizol, Vagistat, M-Zole; Micatin; Lotrimin
        * nystatin tablet - oral, Mycostatin tablet nistatin - oral, Mycostatin
        * Terconazole, Terazol, Zazole

    Monday, February 21, 2011

    Berbagai Problem Sex Pada Wanita Dan Cara Mengatasinya.

    Cara Mengatasi Problem Seks Bagi Wanita Karier



    Aktifitas seks bagi wanita karier yang sudah menikah biasanya sering terlupakan di tengah kesibukan. Bergulat dengan urusan kantor membuat tubuh lelah dan niat melakukan hubungan intim otomatis berkurang.

    Mengatur waktu yang pas sangat diharapkan agar tak timbul konflik dengan suami, apalagi bila sang suami punya banyak waktu luang. Jika tak pandai memilah semua itu, rumah tangga bisa berantakan.

    Beberapa masalah seks di rumah yang muncul bila Anda berprofesi sebagai wanita karier:
    1. Aktifitas seksual membutuhkan waktu dan tenaga. Dengan terkurasnya stamina usai bekerja, gairah seksual menurun karena kelelahan. Akan timbul masalah bila suami tak memahami hal itu, apalagi bila Anda langsung tidur usai bekerja.

    2. Ada peluang berselingkuh di kantor karena punya waktu lebih bersama rekan-rekan sejawat. Hubungan yang intens bisa saja melibatkan emosi serta berakhir dengan asmara. Jika ini sampai terjadi, suami di rumah semakin terlupakan.

    3. Kelelahan sering terkait dengan masalah kesuburan.

    Cara mengatasinya:
    1. Upayakan untuk beristirahat yang cukup dan menjauhi hal-hal atau aktifitas yang tak perlu.
    2. Segera pulang sehabis kerja bila tak ada aktifitas yang sangat penting.
    3. Pilih makanan yang mengandung gizi dan berkualitas bagi tubuh. Jika perlu konsultasikan dengan dokter
    4. Jangan lupa menelepon suami secara rutin dan memupuk cinta Anda agar tak terpeleset asmara dengan rekan kantor

    Dapat di simpulkan

    Problem Seksual Kebanyakan Perempuan

    Sering ganti celana dalam setiap harinya, petanda keputihan abnormal.

    KOMPAS.com — Masalah seksual selalu saja dikaitkan dengan stigma. Alhasil, banyak orang tidak memiliki pengetahuan yang tepat seputar masalah seksualitas, terutama yang didapat dari berdiskusi dengan profesional yang memahami kesehatan seksual. Tak mengherankan jika kemudian banyak masalah seksual dialami perempuan, terkesan sepele namun mengganggu, tetapi tidak menemukan solusi yang tepat dan menyeluruh.

    Dokter yang memiliki perhatian khusus pada masalah kesehatan seksual, dr Nurlan Silitonga, MMed, mengatakan, banyak perempuan dewasa tidak mau berbicara soal keputihan. Banyak juga perempuan yang tak punya tempat bertanya untuk membicarakan masalah seksualnya.

    "Meski informasi di internet terbuka bagi perempuan dalam memelajari masalah seksual, verifikasi dengan profesional juga dibutuhkan," kata dr Nurlan saat ditemui Kompas Female di klinik pelayanan kesehatan seksual Angsamerah, Blora, Menteng, Jakarta, Sabtu (15/1/2011).

    Menurut dr Nurlan, masalah seksual yang paling banyak dialami perempuan, merujuk pada pelayanan di klinik Angsamerah, adalah keputihan dan pap smear.

    Keputihan
    Soal keputihan, misalnya, tak sedikit perempuan sungkan bertanya dan berdiskusi tentang masalah di area kelamin wanita ini. Informasi yang tepat mengenai keputihan tidak banyak didapat oleh kaum perempuan. Keluarnya cairan berlebih dari alat kelamin wanita atau keputihan ini menjadi masalah yang dihadapi sehari-hari, tetapi tak diketahui solusi tepatnya. Penyebabnya, masalah seputar area reproduksi dianggap tabu untuk dibicarakan.

    "Akhirnya, karena tidak bisa bicara masalah keputihan, tidak bisa menanyakan obat yang tepat," kata dr Nurlan.

    Dampak lain, di antaranya, banyak perempuan tidak mendapat informasi dengan baik mengenai apakah masalah yang dialaminya normal atau abnormal. Keputihan, misalnya, menjadi abnormal jika berbau, gatal, dan si perempuan tersebut harus ganti celana beberapa kali dalam sehari. Apalagi jika kemudian masalah keputihan ini mengganggu kehidupan seks, yang berdampak pada masalah hubungan berpasangan.

    "Papsmear"
    Pemeriksaan pap smear perlu dilakukan rutin satu tahun sekali bagi seseorang yang aktif secara seksual Namun, pemeriksaan bisa diulangi setiap dua tahun jika menurut hasil konsultasi dengan dokter tak ada masalah serius yang didapat dari organ reproduksi perempuan, khususnya di leher rahim.

    Sayang, banyak perempuan belum memahami kebutuhan ini. Salah satu penyebabnya, banyak perempuan merasakan stigma ketika harus memeriksakan diri untuk pap smear. Inilah yang kemudian menyebabkan banyak perempuan, meskipun aktif secara seksual, tidak merasa nyaman memeriksakan diri.

    "Dokter harus mengerti mengenai layanan yang merefleksikan pelayanan kesehatan yang baik, seperti memperlakukan klien dengan respek dari caranya berkomunikasi. Jadi, bukan sekadar memberikan obat," tutur dr Nurlan, menjelaskan kebutuhan akan tenaga medis yang ramah untuk mengatasi masalah seksualitas.

    Dampak yang muncul dari berbagai masalah seksualitas ini adalah perempuan cenderung menyalahkan dirinya sendiri. Perempuan kurang bersih merawat diri jika contoh masalahnya seputar keputihan. Apa pun alasan yang kemudian membuat perempuan berada dalam posisi salah. Ini juga merupakan dampak minimnya edukasi seks untuk orang dewasa. Masalah muncul karena keengganan masyarakat berdiskusi soal seks, dibarengi tenaga medis yang tak ramah pasien.

    "Seksualitas perlu dibangun dalam perspektif yang lebih positif. Seks itu seksi dan baik, bukan sesuatu yang negatif yang tak bisa dibicarakan," ujar dr Nurlan

    Saturday, February 19, 2011

    Wanita Cerdas Lebih Setia Pada Pernikahan dan Pandai Membahagiakan Suami





    Pada artikel sebelumnya telah saya tulis masalah keinginan dan harapan isteri terhadap suami.


    namun pada kali ini saya gantian untuk memperhatikan keinginan suami.Bagaimana menjadi seorang isteri yang
    cerdas,sebagaimana pokok judul di blog saya. Tips  dan info Kesehatan MAMA PINTAR.Untuk itu mari kita perhatikan berikut ini:

    Untuk menjadi istri yang sempurna, tak hanya penampilan, kelembutan serta perhatian yang dibutuhkan. Menurut sebuah penelitian, kecerdasan juga punya andil penting. Dikutip dari Telegraph, kecerdasan seorang wanita ternyata sangat berpengaruh terhadap kelangsungan pernikahannya. Hal itu terbukti dari sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 1.074 pasangan di Eropa yang berumur 19-75 tahun.
    Kecerdasanwanita ternyata berpengaruh pada tingakat kesetiaannya dalam rumah tangga

    Kecerdasanwanita ternyata berpengaruh pada tingakat kesetiaannya dalam rumah tangga

    Dalam penelitian itu terbukti, pasangan yang bahagia rata-rata memiliki perbedaan umur 5 tahun antara suami-istri (suami lebih tua 5 tahun). Tak hanya itu, mereka juga biasanya memiliki latar belakang keluarga serta budaya yang hampir sama. Tak hanya itu, para wanita yang memiliki kecerdasan 27 persen lebih tinggi dari suaminya biasanya mampu membuat rumah tangganya lebih bahagia.

    “Wanita cerdas mampu mengendalikan emosi di dalam rumah tangganya. Oleh karena itu mereka mampu mempertahankan keutuhan keluarganya,” demikian ujar Kate Figes salah satu peneliti.Namun Kate kemudian juga berujar bukan berarti kecerdasan pria tak diperlukan. Pria yang cerdas adalah pria yang mengerti, bahwa kebahagiaan pernikahan bisa tercapai apabila pasangannya merasa bahagia.

    Seorang konselor pernikahan, Christine Northam juga berbagi rahasia pernikahan bahagia. Berikut pendapatnya. “Pernikahan adalah kerja tim. Bukannya saling mendominasi satu sama lain,” tegasnya. Lalu apakah wanita yang kurang cerdas alias bodoh tidak setia pada pernikahan?

    13 Hal Yang Harus Diperhatikan dan Diharapkan Isteri Dari SUAMI

    Kalau anda seorang isteri Yang ingin diperhatikan suami ,anda bisa minta tolong pada suami dengan '" pa tolong buka di internet . di aghifaris.blogspot.com. " disana ada yang harus kita perhatikan" .

    Tetapi apabila anda seorang suami, mari bersama- sama kita ulas di artikel ini.. Wah ibu-ibu semangat sekali niih.Apa yang diharapkan dan apa yang harus diperhatikan dari seorang SUAMI?? 


    1. Mengingat Hari-hari Istimewa Dalam Keluarga
    Entah itu hari ulang tahun istri, hari pernikahan, atau ulang tahun anak. Idealnya, memang suami mengingat hari-hari istimewa ini. Walaupun demikian, bilang Henny E. Wirawan, M.Hum, Psi , Pudek I Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara, Jakarta, istri harus memaklumi kalau suami lupa, karena faktor kesibukan, juga tak semua orang menanggali kalendernya dengan hari ulang tahun dan sebagainya.

    2. Memberikan pujian dan atensi
    Pada prinsipnya hampir semua wanita ingin mendapat afeksi, kasih sayang, pujian, dan perhatian dari suami. “Perhatian itu bisa berupa hal-hal kecil, seperti menelepon istri, memberi surprise di hari istimewanya, bahkan sekadar memuji masakan buatannya.” Hal-hal seperti ini dapat lebih menggugah cinta istri dan membuat ia lebih jatuh cinta lagi pada suami. Sebab, bagi istri bukan semata-mata materi, tapi justru hal-hal yang sifatnya psikologis yang lebih penting.

    Tak ada salahnya suami memperhatikan ini. Toh, bila suami bisa mengambil hati istri, biasanya istri mau melakukan apa pun bagi suaminya. Namun dalam memuji harus yang wajar, ya, Pak. Tidak berlebihan dan juga diiringi dengan tingkah laku manis. Jangan hari ini memuji istrinya yang pintar masak, tapi begitu masakan kurang garam, suami memaki.

    3. Memberi dukungan dan membela istri
    Harapan ini memang sudah menjadi tugas suami. Habis mau membela siapa lagi kalau bukan membela istri? Hanya saja, istri pun kalau ada masalah dengan mertua atau ipar, juga tak memojokkan suami seolah berkata, “Ayo mau bela siapa?” Tapi suami harus bisa senetral mungkin melihat situasi yang objektif. Jangan sampai karena suami anak mami, lalu memprioritaskan ibunya. Kalau memang istri perlu dibela, karena ada yang tak benar dilakukan orang tua, seharusnya suami membela istri. Kalau istrinya yang salah, maka suami memberitahu istri dengan baik, misal, “Kamu sebetulnya salahnya begini. Sepertinya kalau bersikap seperti itu, tak baik.” Jangan mengatakan, “Kamu menantu yang kurang ajar!” Karena hal ini bisa membuat istri terluka dan sakit hati.

    4. Gantian mengasuh anak
    “Mengasuh anak itu melelahkan, belum lagi istri pun harus mengurus rumah tangga juga. Jadi wajar kalau istri berharap suami menggantikan beberapa saat saja.” Bila dipenuhi, tentu istri akan senang. Bisa ketika suami pulang kantor gantian pegang anak atau ketika sedang libur membebaskan istri untuk pergi belanja atau ke salon. Sedangkan kalau keduanya bekerja, perlu dirundingkan untuk membagi waktu dan tugas di antara keduanya. Jangan sampai urusan anak dipegang babysitter .

    5. Lebih banyak waktu terhadap keluarga
    Wajar bila istri kepenginnya sering berada bersama-sama dengan suami. Seyogyanya bisa dipenuhi oleh suami. Memang suami harus bekerja, tapi istri berharap setelah itu suami memberi waktu untuk istri dan keluarga. Pun di hari-hari liburnya. Walau terkadang, suami harus lembur sampai malam atau di hari libur, tapi jika bukan prioritas mendesak, istri ingin suaminya bisa pulang ke rumah lebih cepat.

    6. Tidak tergila-gila dengan hobinya
    Ada, lo, suami yang suka lupa waktu dengan hobinya, misal asyik di depan internet atau mengutak-utik mobil. “Ini berarti, suami masih bersifat kekanak-kanakan. Suami harus menyadari kalau dia sudah menikah, ia dituntut untuk tidak seperti dirinya di masa lalu, tapi sebagai pribadi yang sudah lebih mature dan bertanggung jawab untuk keluarganya.”

    Bukan berarti suami tak boleh melakukan hobinya, lo, tapi harus dilihat nilai pentingnya dalam keluarga. Karena ada kalanya hobinya tak efektif dan membuang-buang waktu serta uang saja. Lain hal bila hobinya berkebun, yang hasilnya bisa mendatangkan rejeki. Bahkan istri pun bisa terjun bersama.

    7. Tidak genit, tak main mata dengan wanita lain, dan tidak selingkuh
    Tak ada istri yang ingin suaminya tak setia, bukan? Lain hal jika suami punya nilai religius yang tinggi, biasanya berada di mana pun si istri bisa merasa aman. Sebab, suami punya pegangan agama dan takut pada Tuhan, sehingga dia akan baik-baik saja. Jangan salah, bila suami tak setia, feeling istri biasanya sangat kuat. Bisa dilihat pula dari perubahan tingkah laku suami. Entah jadi lebih sayang pada istri atau justru tak peduli.

    8. Tidak sering pergi malam bersama teman-temannya
    Hal ini memang tak disukai istri, karena di tempat remang-remang lebih banyak cobaannya. Meski mulanya tak apa-apa, tapi kalau lama-lama, bisa tergoda juga. Bukankah tak hanya istri yang harus memupuk cinta, suami pun harus menjaganya?
    “Kemukakan hal ini pada suami untuk dicari jalan keluarnya. Kalau suami tak mau mengubah diri, istri yang harus mau berubah pikiran atau ambil jalan tengah.” Misal, istri ikut bila suami pergi untuk juga kenal dengan teman-teman suami.

    9. Suami jujur
    Ini memang harapan kaum istri. Hanya saja perlu dipikirkan, siapkah mendengar sesuatu yang jujur? Misal, suami punya track record sebagai playboy . Siapkah istri kalau suami cerita petualangannya di masa lalu? Nah, kalau istri tak siap, ya, terima saja suami apa adanya.

    Memang, bila suami punya track record seperti itu, istri akan selalu dihantui kecurigaan dan ketakutan, suami main mata dengan wanita lain. Tinggal istri mengatur dirinya. “Terima suami apa adanya, tanpa mengungkit masa lalunya. Yang penting, sekarang dan seterusnya suami adalah miliknya.” Sebaiknya kalau memang tak ingin punya suami seperti ini, penyensoran dilakukan sebelum menikah.

    10. Tidak melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk
    Seperti merokok, tidak ganti baju sepulang kantor, menyimpan kaos kaki sembarangan, main judi, minum minuman keras, ataupun pencandu obat. “Harapan ini agar dikomunikasikan dengan baik, tidak dengan omelan, menyindir, dan memarahi. Kalau tidak, alih-alih berubah, tapi malah tambah parah.” Jadi, sebaiknya kalau sedang berusaha meminta suami mengubah kebiasaannya, jangan katakan, “Kamu selalu” Tapi katakan, “Saya kepengin.” Atau, “Sepertinya akan lebih baik jika.” Jadi kita lontarkan apa yang kita inginkan.

    Bila suami memang bermasalah, seperti suka main judi, mabuk-mabukan, atau kecanduan obat, istri harus menyadarkan suami bahwa itu kebiasaan buruk yang merusak dirinya dan menganggu kehidupan keluarga. Mungkin istri bisa membawanya ke profesional, seperti psikolog atau ke dokter. Kalau suami mau melakukan itu dan istri mau bekerja sama dalam proses pemulihan, mungkin harapan istri bisa tercapai.

    11. Royal memberi uang belanja
    Setiap keluarga punya kebijakan keuangan. Ada suami yang menyerahkan semua uangnya pada istri untuk dikelola, ada pula yang pakai sistem jatah, bahkan ada yang sangat pelit hingga hanya memberi uang belanja ala kadarnya. Kalau istri mau uang belanja lebih, maka pintar-pintarnya istri merayu suami. Prinsipnya, mengkomunikasikan dan ada saling pengertian.

    12. Suami mendengar nasehat atau masukan pendapat istri
    Karena istri adalah rekan hidupnya, suami memang harus minta pendapat istri dalam mengambil keputusan. Tapi istri juga mesti mengetahui, tak semua suami bisa melakukan seperti itu, tergantung latar belakangnya. “Kalau suami dari keluarga yang demokratis, mungkin lebih mudah melakukannya dibanding yang dari keluarga yang ayahnya seorang pemegang keputusan, tanpa perlu minta pendapat ibunya.”

    Kalau istri ingin suami mendengar nasehatnya, istri harus pintar mengambil hati suaminya. Misal, bicara seperti halnya seorang kekasih, yaitu dengan penuh afeksi, sehingga suami akan tergugah dan mendengarkan nasehat istri.

    13. Membantu keluarga besar istri
    Boleh-boleh saja suami membantu mertua dan ipar. Begitu pula sebaliknya, istri pada keluarga suaminya. Hanya saja perlu diingat, bila sudah menikah, maka yang terpenting adalah keluarga inti: istri, suami, dan anak.
    Bukan berarti, keluarga diabaikan. Tapi bukanlah prioritas utama. Kalau suami bisa bantu, maka bantulah. Jadi, “istri janganlah menuntut kelewat tinggi, misalnya suami memperhatikan ibunya, menyekolahkan adiknya, memberi modal kakaknya, dan segala macam.”
     

    blogger templates | Blogger